
Persiapan Teqball Indonesia untuk Asian Games 2026
Pengurus Pusat Persatuan Teqball Seluruh Indonesia (PP POTSI) baru saja menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Surabaya. Acara ini bertujuan untuk memperkuat persiapan tim nasional teqball menjelang Asian Games Aichi-Nagoya yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Rakernas digelar di Auditorium Hall Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (7/8/2026).
Tujuan Rakernas
Agenda utama dari Rakernas adalah mematangkan strategi pembinaan atlet sekaligus memperkuat koordinasi organisasi. Teqball, yang merupakan olahraga modern asal Hungaria, kini semakin populer secara global dan telah resmi dipertandingkan dalam berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games.
Ketua Umum PP POTSI, Jovinus Carolus, menyatakan bahwa Rakernas menjadi forum penting untuk menyatukan langkah seluruh pengurus daerah dalam memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan prestasi atlet. Hal ini sejalan dengan visi dan misi PP POTSI untuk memperluas pembinaan ke berbagai daerah agar olahraga teqball semakin dikenal masyarakat serta mampu melahirkan atlet berkualitas yang dapat bersaing di level internasional.
Sinergi dan Perkembangan
Sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan teqball di Indonesia. Berbagai rekomendasi strategis juga dihasilkan dalam rakernas ini, yaitu untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperluas penyelenggaraan kompetisi, serta mendorong pemerataan pengembangan teqball di Tanah Air.
Perkembangan cabang olahraga teqball di Indonesia menunjukkan tren positif. Setelah tampil sebagai cabang ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, teqball berhasil menyumbangkan tiga medali perak dan dua medali perunggu saat pertama kali memperkuat Kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Timnas Teqball Indonesia di Asian Games 2026
Capaian tersebut membuat teqball kembali dipercaya memperkuat Kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Wakil Ketua Umum PP POTSI yang juga Manajer Tim Teqball Indonesia, Dr. Umar Aryo Seno Junior, S.H., M.M., menjelaskan bahwa Indonesia akan diperkuat empat atlet pada penampilan perdana cabang olahraga teqball di Asian Games.
Atlet yang akan bertanding adalah Yoga Ardika Putra pada nomor tunggal putra, Zikrha Dwi Putri di tunggal putri, serta pasangan Husni Uba dan Mardhani pada nomor ganda putra. Keempat atlet tersebut telah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Universitas Negeri Surabaya di bawah asuhan pelatih asal Hungaria, Gabriella Kota, yang sebelumnya juga menangani tim Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Pelatih dan Strategi Latihan
"Mereka mendapat tiket ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 karena menjadi finalis pada SEA Games Thailand 2025. Dan, kita menujuk Gabriella Kota karena sangat memahami karakter atlet Indonesia," kata Aryo, panggilan akrabnya.
Selain mempersiapkan tim menuju Asian Games Aichi-Nagoya, PP POTSI juga menyiapkan atlet untuk tampil pada Asian Indoor Martial Arts Games yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada Desember 2026.
Rencana Komprehensif
Secara keseluruhan, Indonesia akan mengikuti 35 cabang olahraga pada Asian Games 2026 dengan menurunkan 432 atlet, didukung 148 pelatih dan ofisial serta 32 personel tim Chef de Mission. Asian Games Aichi-Nagoya akan mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, termasuk panahan, atletik, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano/kayak, dayung, balap sepeda, esports, hingga combat sports melalui disiplin MMA.
Dengan Rakernas tersebut, PP POTSI menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan, memperluas kompetisi, dan meningkatkan kualitas atlet demi membawa teqball Indonesia bersaing dan berprestasi pada debutnya di Asian Games 2026.
0 Komentar