
Timnas India telah dipastikan akan berpartisipasi dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan dihelat di Indonesia dari tanggal 24 September hingga 3 Oktober. Dalam undian yang dilakukan, Timnas India tergabung di Grup A Divisi Pertama bersama dengan Timnas Indonesia, Timnas Malaysia, dan Timnas Singapura.
Selain itu, The Blue Tigers juga dijadwalkan melakoni pertandingan persahabatan melawan Timnas Brasil di Kolkata pada 3 Oktober. Asosiasi Sepak Bola India (AIFF) dilaporkan menghabiskan dana sekitar 7 juta dolar AS untuk mengundang tim juara dunia lima kali tersebut. Laga kontra Brasil diperkirakan menjadi salah satu pertandingan terbesar dan termahal yang pernah dihelat oleh AIFF.
Namun, jadwal yang berbenturan membuat India tidak bisa menurunkan skuad yang sama dalam FIFA ASEAN Cup dan laga kontra Brasil. Setelah pertemuan Komite Eksekutif baru-baru ini, AIFF mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan skuad berbeda untuk dua ajang tersebut. Pernyataan resmi AIFF menyebutkan bahwa mereka akan memberitahukan FIFA bahwa India akan berpartisipasi dalam kedua kompetisi tersebut dengan menurunkan skuad terpisah untuk pertandingan melawan Brasil dan FIFA ASEAN Cup.
Kini, India dihadapkan pada pilihan antara memprioritaskan laga melawan Brasil atau persaingan ketat di FIFA ASEAN Cup. Meskipun ada laporan bahwa AIFF mempertimbangkan untuk memprioritaskan pertandingan melawan Brasil, sebagian besar tokoh sepak bola India lebih mendukung pilihan kedua.
Pradhyum Reddy, mantan pelatih FC Pune City, mengatakan bahwa pertandingan persahabatan melawan Brasil tidak memiliki manfaat nyata. Menurutnya, FIFA ASEAN Cup justru memberikan peluang yang jelas bagi perkembangan sepak bola India. Ia menegaskan bahwa selama bertahun-tahun, banyak orang mengatakan bahwa India perlu bermain di level yang lebih tinggi daripada Piala SAFF. Sekarang, mereka memiliki kesempatan untuk bermain melawan tim-tim papan tengah Asia. Reddy menilai bahwa eksposur yang didapat dari pertandingan melawan Indonesia, Singapura, dan Malaysia lebih bermanfaat daripada laga kontra Brasil.
Sanjoy Sen, yang memenangkan I-League bersama Mohun Bagan, setuju dengan pandangan tersebut. Ia menilai bahwa prioritas utama seharusnya adalah FIFA ASEAN Cup. Jika India mampu mengalahkan Timnas Indonesia, maka sepak bola India akan dianggap sudah melangkah satu kaki ke depan dalam pengembangan dan peningkatan.
Mehrajuddin Wadoo, mantan bek India yang kini melatih Mohammedan SC, juga menyampaikan pendapat serupa. Ia menekankan bahwa prioritas utama haruslah FIFA ASEAN Cup karena merupakan rangkaian pertandingan kompetitif yang menawarkan trofi, hadiah uang, dan pengalaman penting. Meskipun ia mengakui bahwa laga melawan Brasil menarik dari sudut pandang penggemar, ia menegaskan bahwa fokus sepak bola India seharusnya bukan pada Brasil.
0 Komentar