
Pengumuman resmi mengenai 16 atlet muda yang berhasil meraih Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 telah diumumkan. Acara ini berlangsung selama lima hari di GOR Dafest Makassar, Sulawesi Selatan. Proses seleksi ini menjadi langkah penting dalam menemukan bakat-bakat baru di bidang bulu tangkis.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menyampaikan apresiasinya terhadap 233 peserta yang ikut serta dalam seleksi. Ia mengakui bahwa karakter permainan para atlet cukup mengagumkan dan banyak dari mereka memiliki kemampuan dasar yang baik. Namun, ia juga menekankan bahwa proses seleksi masih panjang dan para pemenang tidak boleh terlena dengan hasil sementara ini.
Dari jumlah total peserta, sebanyak enam atlet lolos melalui jalur turnamen, sedangkan sepuluh atlet lainnya dipilih oleh tim pencari bakat. Mereka akan menjalani tahap karantina intensif selama empat pekan di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, mulai 14 September hingga 9 Oktober 2026. Tujuannya adalah untuk memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Sigit juga mengimbau kepada atlet yang belum berhasil untuk tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Ia berharap mereka terus berlatih dan meningkatkan kemampuan diri agar bisa kembali mencoba pada kesempatan berikutnya.
Legenda bulu tangkis Liliyana Natsir, yang turut memantau audisi sejak hari pertama, memberikan penilaian positif terhadap atlet putri di Makassar. Menurutnya, atlet-atlet tersebut memiliki potensi yang menjanjikan dengan postur tinggi dan kekuatan pukulan yang bagus. Meski demikian, mereka masih perlu mengasah teknik dan konsistensi dalam bermain.
Liliyana juga menyampaikan rasa syukur atas hadirnya audisi di luar Pulau Jawa. Hal ini membuka peluang luas bagi talenta-talenta daerah yang sebelumnya mungkin tidak memiliki kesempatan untuk tampil.
Sementara itu, mantan pemain bulu tangkis Tontowi Ahmad menyoroti pentingnya semangat juang dan keberanian peserta. Ia berharap para peraih Super Tiket dapat memanfaatkan masa karantina untuk membuktikan kelayakan mereka sebagai atlet PB Djarum.
Salah satu atlet yang sukses meraih Super Tiket jalur turnamen adalah Muhammad Abidzar Alghifari dari PB Terpadu Balikpapan. Di partai final, ia mengalahkan Geralldy Mananggel dengan skor 21-15, 21-7. Ini merupakan kali ketiga Abidzar lolos ke tahap karantina setelah gagal pada 2024 dan 2025 akibat kendala fisik. Namun, ia tetap gigih demi mewujudkan mimpi menjadi atlet PB Djarum sejak usia tujuh tahun.
Nur Hidayah dari PB Yanti Jaya Makassar juga berhasil meraih Super Tiket, meskipun finis sebagai runner-up KU12 putri. Penampilannya yang menarik perhatian legenda dan pelatih membuatnya lolos ke Kudus. Ini menjadi pencapaian yang lebih baik dibandingkan kegagalannya di fase turnamen pada 2022. Ia bertekad untuk berusaha keras di babak karantina agar dapat diterima secara resmi.
Daftar lengkap peraih Super Tiket jalur turnamen meliputi:
* Arachely Sabila Kinga (Gorontalo)
Andi Nahwah Khaliqah (Sulsel)
Kresensia Lembayung Ubung Mering (Klaten)
Muh. Nur Rizki Ismail (Kendari)
Russel Junior Sumual (Sulawesi Utara)
* Muhammad Abidzar Alghifari (Kalimantan Timur)
Adapun peraih Super Tiket pilihan tim pencari bakat terdiri dari:
* Balqis Maharani S (Sulsel)
Kartika Madelynne Tambahani (Sulawesi Utara)
Nadine Serenity Maweru Runtu (Sulsel)
Ainiyah Farah Dai serta Nur Hidayah (Gorontalo)
Nurhidayah (Sulsel)
Mickael Desman Pekey (Papua)
JJ Miguel Ongels (Maluku)
Kean Alfa Y Warankiran (Sulsel)
Muh. Faiz Athallah (Sulsel)
* Geralldy Mananggel (Sulawesi Utara)
0 Komentar