6.403 KPM Terima Bantuan Pangan Beras di Jangkar Situbondo, Babinsa Kawal Penyaluran

SITUBONDO – Sebanyak 6.403 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, menerima Bantuan Pangan Beras alokasi Juli hingga September 2026. Penyaluran bantuan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 0823/09 Jangkar untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Pendampingan penyaluran Bantuan Pangan Beras tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) di delapan kantor desa se-Kecamatan Jangkar. Danramil 0823/09 Jangkar Kapten Inf Atin Irawanto bersama Babinsa jajarannya diterjunkan untuk mendampingi proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Bantuan pangan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Beras sebagai salah satu bahan pangan utama menjadi komoditas penting bagi rumah tangga, sehingga penyalurannya perlu dilakukan secara tertib agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran dilakukan secara terpusat di masing-masing kantor desa. Babinsa setempat hadir untuk melakukan pendampingan dan membantu memastikan proses distribusi berlangsung aman serta tidak mengalami kendala berarti.

Adapun jumlah penerima bantuan tersebar di delapan desa. Desa Jangkar tercatat memiliki 1.185 KPM, disusul Desa Palangan sebanyak 1.021 KPM.

Kemudian Desa Curahkalak sebanyak 349 KPM, Desa Pesanggrahan 339 KPM, Desa Gadingan 363 KPM, Desa Agel 688 KPM, Desa Sopet 1.788 KPM, serta Desa Kumbangsari sebanyak 670 KPM.

Jika seluruh penerima dari delapan desa tersebut dijumlahkan, total mencapai 6.403 KPM. Jumlah tersebut menunjukkan cakupan penyaluran bantuan pangan yang cukup luas di wilayah Kecamatan Jangkar.

Kehadiran Babinsa dalam proses penyaluran juga menjadi bagian dari tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah. Pendampingan dilakukan agar proses distribusi dapat berjalan sesuai jadwal, tepat jumlah, serta diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran program.

Danramil 0823/09 Jangkar Kapten Inf Atin Irawanto menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di lapangan ditujukan untuk memastikan tidak terjadi kendala selama proses penyaluran bantuan.

Menurutnya, Babinsa juga memiliki peran dalam membantu memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat jumlah sekaligus mencegah adanya penyimpangan dalam proses distribusi.

Langkah tersebut sejalan dengan perintah Komando Atas agar jajaran TNI AD senantiasa hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga.

Pendampingan di tingkat desa juga memungkinkan Babinsa berkoordinasi secara langsung dengan pemerintah desa dan pihak terkait selama proses penyaluran. Dengan demikian, apabila terdapat kendala teknis di lapangan, koordinasi dapat dilakukan secara cepat agar tidak menghambat distribusi bantuan kepada masyarakat.

Penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli hingga September 2026 tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat di Kecamatan Jangkar.

Bagi masyarakat penerima, bantuan beras dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Dukungan tersebut menjadi semakin penting bagi keluarga yang membutuhkan tambahan untuk mencukupi kebutuhan pokok rumah tangga.

Selain memastikan kelancaran distribusi, keterlibatan Babinsa juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Kehadiran langsung di kantor desa membuat proses pendampingan dapat dilakukan sejak bantuan mulai disalurkan hingga rangkaian kegiatan selesai.

Koramil 0823/09 Jangkar berharap bantuan pangan tersebut memberikan manfaat bagi ribuan keluarga penerima di delapan desa. Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pemerintah agar berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai sasaran.

Kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kecamatan Jangkar sekaligus menunjukkan kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat. Dengan pendampingan di tingkat desa, distribusi bantuan diharapkan dapat berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh 6.403 KPM penerima bantuan.

0 Komentar