
Gubernur DKI Jakarta Berharap Persija Menjuarai Liga di Tengah Momentum 500 Tahun Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memiliki harapan besar agar klub sepak bola kesayangan warga Jakarta, Persija Jakarta, mampu mengangkat trofi juara liga pada tahun 2027. Tahun tersebut merupakan momen penting bagi Ibu Kota karena akan memasuki usia 500 tahun. Harapan ini disampaikan Pramono saat hadir dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off yang digelar di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (9/8/2026).
Menurutnya, gelar juara yang diraih oleh Persija bisa menjadi kado istimewa bagi Jakarta. "Saya ingin merasakan juara Liga dan sekaligus adalah kado 500 tahun buat Jakarta," ujarnya.
Pramono menilai bahwa Persija memiliki posisi strategis dalam membangun kebanggaan warga terhadap Ibu Kota. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu telah menjadi bagian dari identitas Jakarta, terlebih dengan dukungan besar dari The Jakmania. Ia berharap ikatan antara Persija, suporter, dan masyarakat Jakarta dapat terus dijaga.
Menurut dia, kekuatan tersebut merupakan modal sosial yang tidak ternilai bagi klub maupun bagi Jakarta. Selain itu, ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Bank Jakarta dengan Persija Jakarta yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga sekaligus membangun kebanggaan warga terhadap Ibu Kota.
Kolaborasi tersebut dinilai memiliki arti penting karena mempertemukan dua institusi yang sama-sama membawa identitas Jakarta. Sinergi itu, kata Pramono, tidak hanya berbicara mengenai kerja sama bisnis maupun olahraga, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun Jakarta sebagai kota global.
Pramono menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta kini membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai kegiatan olahraga. Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga berkembang sebagai destinasi sport tourism yang mampu menarik masyarakat dari berbagai daerah.
"Saya berharap bahwa Jakarta sekarang ini kita buka ruang selebar-lebarnya menjadi tempat destinasi untuk sport tourism," ujar Pramono. Ia menilai Persija dapat menjadi salah satu kekuatan untuk membangun daya tarik tersebut.
Oleh karena itu, Pemprov DKI berkomitmen menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Persija sekaligus terhadap Jakarta.
"Saya betul-betul ingin Persija merasakan pertandingan dengan rasa aman, nyaman dan punya kebanggaan bahwa pertandingan untuk Jakarta adalah pertandingan untuk dirinya dan keluarganya," ucap dia.
Persija di Era Shin Tae-yong
Mimpi Pramono melihat Persija menjadi juara semakin mendapat perhatian karena klub tersebut kini memasuki era baru dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih. Pramono berharap pengalaman dan reputasi pelatih asal Korea Selatan tersebut dapat memberikan energi baru bagi Macan Kemayoran untuk menghadapi musim kompetisi.
Ia berharap kehadiran Shin Tae-yong mampu membawa Persija meraih prestasi tertinggi sekaligus mempersembahkan trofi sebagai kado untuk Jakarta pada momentum lima abad.
Pramono menegaskan dukungan pemerintah terhadap Persija merupakan bagian dari upaya membangun kebanggaan warga Jakarta. Ia bahkan tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang menilai dirinya terlalu dekat dengan Persija.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Persija menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat Jakarta. Menurut Agus, perubahan Jakarta menuju kota global harus diikuti dengan perubahan di tubuh Bank Jakarta.
Perusahaan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan profesionalisme, sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat. "Jakarta is changing, begitu juga dengan Bank Jakarta, kami ingin Bank Jakarta semakin modern, profesional, digital, sehat, dan kompetitif tetapi tetap dekat dengan masyarakat," ujar Agus.
Bank Jakarta juga memperkenalkan wajah digital barunya melalui peluncuran laman resmi BankJakarta.co.id. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman layanan digital yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Agus menegaskan status Bank Jakarta sebagai bank milik Pemprov DKI bukan alasan tunggal bagi masyarakat untuk menggunakan layanan perusahaan. Kepercayaan publik, kata dia, harus dibangun melalui kualitas layanan dan kemampuan memenuhi kebutuhan nasabah.
Di sisi lain, kemitraan dengan Persija dinilai memiliki nilai strategis karena klub tersebut mempunyai basis pendukung yang besar dan kuat. Persija dan Bank Jakarta sama-sama membawa nama Jakarta melalui bidang masing-masing.
Agus berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan energi tambahan bagi Persija dalam menghadapi musim kompetisi baru, terlebih dengan hadirnya Shin Tae-yong sebagai pelatih. Ia juga menyampaikan harapan agar Persija mampu mempersembahkan gelar juara bertepatan dengan momentum lima abad Jakarta.
0 Komentar