
gubukinspirasi.id, MAKASSAR- Sejak 1998, Barang Daeng Nyallang menjadi pengurus lingkungan di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Pria kelahiran Jeneponto tersebut terus melanjutkan pengabdian kepada lingkungan tempat tinggalnya hingga saat ini.
Selama 20 tahun, ia menjadi ketua RT. Kini, ia menjadi Ketua RW 013 Kelurahan Mangasa untuk masa jabatan 2025-2030.
Barang Daeng Nyallang pindah ke Makassar setelah dinyatakan lulus sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) pada 1980.
Sejak saat itu, ia menetap di Makassar dan bertugas di Batalyon Artileri Medan (Armed) di Jalan Mappaoddang.
Ia pun sempat ditugaskan di Kendari sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Hingga kemudian, ia kembali ke tanah Sulawesi dan ditugaskan di Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan Komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin, Makassar.
Barang Daeng Nyallang pensiun sebagai anggota TNI pada 2012. Namun, masa pensiun tidak membuatnya berhenti beraktivitas dan mengabdi di lingkungan tempat tinggalnya.
Ia justru terus dipercaya warga untuk mengurus lingkungan di Kelurahan Mangasa.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi alasan utama dirinya tetap menjalankan tugas sebagai pengurus lingkungan.
"Selalu dipercayakan oleh warga," ucapnya saat diwawancarai, Kamis (10/9/2026).
Selama menjabat sebagai Ketua RW, ia bersama para Ketua RT menjalankan sejumlah program di lingkungannya.
Salah satunya pengembangan urban farming. Program tersebut dilakukan bersama para RT dan warga di wilayah RW 013.
Beragam tanaman sayuran ditanam, seperti paria, terong, dan sawi.
Urban farming tersebut telah berjalan selama lebih dari dua bulan. Hasilnya juga mulai dimanfaatkan warga.
"Sudah banyak yang ambil warga itu. Seperti paria, banyak yang ambil hasilnya," katanya.
Selain urban farming, pengelolaan sampah juga menjadi bagian dari program yang dijalankan di wilayahnya.
Sejumlah teba telah dibuat untuk mengolah sampah organik.
Di RW 013 terdapat empat teba yang sudah digunakan, sementara satu lainnya masih dalam proses pemasangan.
Warga sudah mulai membawa sampah organik rumah tangga ke teba yang telah disediakan.
"Sudah, kebanyakan warga juga yang membawa sendiri. Jadi yang dekat-dekat sekitarnya dia sendiri yang membawa sampah basahnya," jelasnya.
Menurut Barang Daeng Nyallang, sosialisasi pemilahan sampah juga terus dilakukan kepada warga.
Sampah basah dan sampah kering diarahkan untuk dipisahkan sebelum dipindahkan atau dikelola.
Di sisi lain, keamanan lingkungan juga menjadi perhatian. Sistem penjagaan dilakukan secara bergiliran bersama RW lainnya.
"Posko RW, dua RW satu malam. Jadi bergiliran," katanya.
Menurutnya, kondisi keamanan di wilayah RW 013 sejauh ini relatif aman. Pengamanan lingkungan juga didukung keaktifan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Untuk jumlah warga, Barang Daeng Nyallang menyebut terdapat lebih dari 200 kepala keluarga di RW 013.
Barang Daeng Nyallang mengaku tidak memiliki motivasi khusus selain menjalankan tugas yang telah dipercayakan kepadanya.
Ia ingin melaksanakan setiap tugas sebaik-baiknya.
"Apa yang menjadi tugas kita, itu yang kita laksanakan," ucapnya.
Barang Daeng Nyallang mengungkapkan bahwa dalam menjalankan tugas, termasuk memimpin lingkungan, ia memiliki motivasi yang sederhana.
Ia ingin melaksanakan tugas sebaik-baiknya.
"Apa yang menjadi tugas kita, itu yang kita tunaikan sebagai insan manusia," jelasnya.
Profil
Nama: Barang Dg Nyallang
Jabatan: Ketua RW 013
Kelurahan: Mangasa
Kecamatan: Tamalate
Tempat Tanggal Lahir: Jeneponto, 12 April 1960
Alamat: Jalan Alauddin 2
Agama: Islam
Jenis Kelamin: Laki-laki
Riwayat Pendidikan:
- SMP Negeri Bontosunggu
- SD Jombe
Riwayat Pekerjaan:
- Pensiunan TNI AD
Hobi: Olahraga
Jumlah Penduduk: 200 KK.(*)
0 Komentar