Babinsa Latih PBB di SMP Integral Al Amin, Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Sejak Dini


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Upaya membangun karakter generasi muda terus dilakukan oleh jajaran TNI di daerah. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan, Serka Eko Wahyudi, yang memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SMP Integral Al Amin, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, pada Senin (4/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI yang bertujuan membentuk disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air pada kalangan pelajar sejak usia sekolah. Pelatihan difokuskan pada teknik baris-berbaris dasar, pembentukan sikap, serta kerja sama tim yang menjadi pondasi penting dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Dalam keterangannya, Serka Eko Wahyudi menyampaikan bahwa pelatihan PBB bukan hanya soal baris-berbaris secara fisik, tetapi juga sebagai sarana membentuk mental dan karakter pelajar yang kuat dan berintegritas.

"Melalui latihan PBB, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin serta cinta tanah air sejak dini. Ini adalah bekal penting untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan bertanggung jawab," ujarnya.

Pelatihan tersebut disambut antusias oleh siswa-siswi dan guru-guru yang melihat kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran karakter yang aplikatif dan menyenangkan. Dengan pendekatan langsung dari aparat kewilayahan, para siswa tidak hanya dilatih fisik, tetapi juga didorong untuk memahami pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru SMP Integral Al Amin menyampaikan harapan agar pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut secara rutin, karena memberikan dampak positif bagi kepribadian siswa.

Kegiatan pelatihan PBB seperti ini sejalan dengan program pembinaan pelajar yang menjadi bagian dari peran aktif TNI dalam mendukung dunia pendidikan dan pembentukan generasi penerus bangsa. Selain menanamkan semangat nasionalisme, pendekatan edukatif dari Babinsa juga memperkuat hubungan harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat.

PBB bukan hanya latihan fisik, tetapi menjadi wahana strategis untuk membangun semangat kebangsaan, kedisiplinan, serta kepemimpinan sejak usia dini. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam menjawab tantangan zaman, di mana generasi muda dituntut untuk memiliki mental tangguh dan integritas tinggi.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI diharapkan tidak hanya hadir dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa.

0 Komentar