
Perubahan Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank Mandiri
Bank Mandiri, salah satu bank terbesar di Indonesia, baru saja melalui perubahan penting dalam struktur kepemimpinannya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara Mandiri, Jakarta Selatan, pada Senin (4/8/2025), jajaran direksi dan dewan komisaris baru resmi ditetapkan. RUPSLB ini menjadi agenda utama untuk menyetujui perubahan pengurus perseroan.
Agenda RUPSLB yang awalnya dijadwalkan pukul 16.00 WIB akhirnya dimajukan menjadi pukul 09.00 WIB. Ini merupakan RUPSLB kedua yang dilakukan oleh Bank Mandiri sepanjang tahun 2025, setelah sebelumnya menggelar agenda serupa pada Maret lalu. Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara atau yang akrab disapa Ossy, menjelaskan bahwa perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga keberlangsungan dan efektivitas organisasi.
Menurut Ossy, struktur baru ini akan membuat perusahaan lebih adaptif terhadap tantangan industri keuangan yang kian dinamis. "Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bank Mandiri untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antar-fungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis guna mendukung transformasi bisnis dan berkontribusi pada penguatan ekonomi berbasis kerakyatan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Riduan Gantikan Darmawan Junaidi sebagai Dirut
Salah satu keputusan utama dalam RUPSLB ini adalah pengangkatan Riduan sebagai Direktur Utama (Dirut) menggantikan Darmawan Junaidi. Riduan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) Bank Mandiri, sehingga posisinya cukup familiar dengan arah strategis perusahaan.
Dengan promosi Riduan sebagai Dirut, kursi Wakil Direktur Utama kini diisi oleh Henry Panjaitan. Langkah ini dinilai sebagai penyegaran internal yang tetap menjaga kesinambungan strategi bisnis. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri.
Zulkifli bukan sosok baru bagi institusi ini; ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri pada periode 2010–2013, dan kini kembali bergabung untuk memperkuat dewan pengawas.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Baru
Berikut susunan dewan komisaris Bank Mandiri per 4 Agustus 2025:
- Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto
- Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali
- Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
- Komisaris: Luky Alfirman
- Komisaris: Yuliot
- Komisaris Independen: Mia Amiati
- Komisaris Independen: Zulkifli Zaini
Sementara itu, susunan direksi Bank Mandiri per 4 Agustus 2025 adalah sebagai berikut:
- Direktur Utama: Riduan
- Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
- Direktur Operations: Timothy Utama
- Direktur Information Technology: Sunarto Xie
- Direktur Human Capital & Compliance: Eka Fitria
- Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
- Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
- Direktur Corporate Banking: M. Rizaldi
- Direktur Consumer Banking: Saptari
- Direktur Network & Retail Funding: Jan Winston Tambunan
- Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi
- Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini
Fokus pada Transformasi Digital dan Penguatan Bisnis Kerakyatan
Perombakan ini mencerminkan strategi jangka panjang Bank Mandiri dalam memperkuat bisnis berbasis teknologi dan mendukung transformasi digital, sekaligus tetap menekankan kontribusi terhadap ekonomi nasional, khususnya sektor UMKM. Dengan kombinasi jajaran direksi berpengalaman dan komisaris dengan latar belakang kuat di sektor keuangan dan pemerintahan, Bank Mandiri diharapkan semakin siap menghadapi tantangan industri perbankan, dari digitalisasi layanan hingga efisiensi operasional.
0 Komentar