Orang Terkaya Indonesia Agustus 2025: Prajogo Puncaki Daftar, Bos Pusat Data Masuk Daftar

Featured Image

Daftar Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes Awal Agustus 2025

Forbes mengumumkan peringkat orang terkaya di Indonesia pada awal Agustus 2025. Perhitungan ini dilakukan dengan metode yang terus diperbarui berdasarkan fluktuasi pasar dan nilai kepemilikan saham. Berikut adalah daftar lengkap para pengusaha kaya raya yang masuk dalam peringkat tersebut.

Pemimpin Daftar: Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu, pendiri PT Barito Pacific, menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia. Nilai kekayaannya mencapai 34,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 562 triliun per 4 Agustus 2025. Ini menunjukkan peningkatan dari 33,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 544 triliun pada 26 Juli 2025. Keberhasilannya dalam bisnis petrokimia memperkuat posisinya sebagai pemimpin daftar.

Low Tuck Kwong di Posisi Kedua

Di posisi kedua adalah Low Tuck Kwong, pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources. Ia memiliki total kekayaan sebesar 25,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 422 triliun. Pada periode yang sama, nilai kekayaannya sedikit turun dari 26,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 433 triliun pada 26 Juli 2025.

Budi Hartono dan Michael Hartono

Budi Hartono dan Michael Hartono, bersama-sama sebagai pemilik Bank Central Asia (BCA) serta pendiri Djarum, menempati posisi ketiga dan keempat. Budi Hartono memiliki kekayaan sebesar 20,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp 342 triliun, sementara Michael Hartono memiliki nilai kekayaan sebesar 20,0 miliar dolar AS atau sekitar Rp 329 triliun.

Pengusaha Lain yang Masuk Daftar

Selanjutnya, Otto Toto Sugiri, CEO dan pendiri PT DCI Indonesia Tbk, berada di posisi kelima dengan total kekayaan sebesar 15,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 250 triliun. Marina Budiman, salah satu pendiri dan Presiden Komisaris DCI Indonesia, menempati posisi keenam dengan kekayaan sebesar 11,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 183 triliun.

Sri Prakash Lohia, pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia seperti PT Indo-Rama Synthetics dan PT Indorama Corporation, memiliki kekayaan sebesar 8,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 143 triliun. Han Arming Hanafia, salah satu pendiri dan pemilik saham minoritas DCI Indonesia, memiliki nilai kekayaan sebesar 7,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 118 triliun.

Tahir Family, pendiri Grup Mayapada yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan, memiliki kekayaan sebesar 6,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 107 triliun. Agoes Projosasmito, Presiden Komisaris Amman Mineral Indonesia, memiliki kekayaan sebesar 5,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 97 triliun.

Metodologi Perhitungan

Forbes melakukan pembaruan terhadap nilai kekayaan setiap lima menit untuk individu yang memiliki kepemilikan publik. Sementara itu, bagi individu yang kekayaannya berkaitan dengan perusahaan swasta, nilai kekayaan diperbarui sekali sehari. Jika seseorang memiliki saham di perusahaan swasta yang menyumbang dua persen atau lebih dari kekayaannya, nilai perusahaan akan disesuaikan berdasarkan indeks pasar spesifik industri atau wilayah.

Catatan Harga Kurs

Perbedaan kurs antara 26 Juli 2025 dan 4 Agustus 2025 juga memengaruhi perhitungan nilai kekayaan. Pada 26 Juli 2025, 1 dolar AS senilai Rp 16.340, sedangkan pada 4 Agustus 2025, 1 dolar AS senilai Rp 16.490.

Prajogo Pangestu tetap kokoh di posisi teratas sejak akhir Juli 2025, menunjukkan dominasinya dalam dunia bisnis Indonesia. Daftar ini memberikan gambaran jelas tentang para pengusaha kaya raya yang berkontribusi besar terhadap perekonomian negara.

0 Komentar