Pramono Akan Bawa 3 Lurah Pemenang Benyamin Sueb Award 2025 ke Luar Negeri

Featured Image

Gubernur DKI Jakarta Ajak Tiga Lurah Pemenang Penghargaan ke Luar Negeri

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mengajak tiga lurah penerima Benyamin Sueb Award 2025 untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Penghargaan ini diberikan kepada tiga lurah yang dinilai berkontribusi besar dalam membangun wilayahnya masing-masing.

Lurah Suharti dari Kelurahan Slipi meraih penghargaan kategori Nyaman. Sementara itu, Lurah Dwi Widiastuti dari Kelurahan Setu mendapatkan penghargaan kategori Indah. Dan Lurah Harry Apriyanto dari Kelurahan Glodok menjadi pemenang di kategori Sejahtera.

Pramono menyampaikan bahwa tiga lurah terbaik ini layak diberi kesempatan untuk melihat dunia. Tujuannya adalah agar mereka bisa membandingkan dan memperkaya pengalaman dengan kota-kota lain yang berkembang pesat. Ia menekankan bahwa hal ini merupakan komitmen dirinya untuk membuat para lurah bangga bekerja di lingkungan kelurahannya masing-masing.

Selain itu, ketiga lurah tersebut memiliki peluang untuk ikut serta dalam kegiatan kerja sama internasional, termasuk forum global seperti C40 Cities. Menurut Pramono, acara C40 akan diadakan di Rio de Janeiro. Dengan begitu, para lurah bisa benar-benar melihat dunia dan memperluas wawasan mereka.

Pramono juga menyampaikan harapan agar tiga lurah tersebut bisa berangkat bersama gubernur atau wakil gubernur. Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan pada Hari Kota Sedunia ini membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil para lurah.

Dari 267 kelurahan di Jakarta, para lurah menjadi ujung tombak perubahan. Mereka memulai langkah kecil untuk membersihkan, menata, dan membuat wilayahnya lebih baik. Penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada sosok legendaris Betawi, yaitu Benyamin Sueb, tetapi juga simbol kolaborasi warga Jakarta dalam membangun kota yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

Pramono berharap semangat Bang Benyamin menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Jakarta dalam menata kota menjadi lebih baik, aman, dan manusiawi. Jakarta harus menjadi rumah bagi siapa pun yang tinggal di dalamnya.

Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pemicu bagi seluruh kelurahan di Jakarta untuk terus berinovasi. Ke depan, camat, wali kota, dan bupati administrasi juga akan ikut dinilai.

Selain itu, Pramono menyebut bahwa Jakarta kini sejajar dengan kota-kota besar dunia. Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur transportasi versi Time Out. Di Asia Tenggara, Jakarta menjadi peringkat kedua setelah Singapura. Jakarta lebih unggul dibandingkan Kuala Lumpur, Bangkok, Manila, dan Hanoi.

Kepala Biro Kerja Sama Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa Benyamin Sueb Award merupakan inisiatif Pramono yang diluncurkan sejak 3 Juni 2025. Dari 27 kelurahan peserta, dilakukan dua tahap penilaian oleh tim juri teknis dan juri profesional lintas OPD.

Hasilnya, terpilih 10 finalis, sebelum akhirnya disaring menjadi tiga pemenang utama. Marulina menambahkan bahwa ajang ini akan dikembangkan menjadi penghargaan berskala internasional agar dapat diikuti oleh berbagai kota di dunia.

Acara penganugerahan berlangsung meriah dengan pembukaan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan tarian tradisional oleh sembilan penari yang mengenakan atribut caping, selendang merah muda, rok biru, dan kebaya biru muda. Turut hadir Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Koordinator Staf Khusus Gubernur, sejumlah pejabat Pemprov DKI, serta keluarga besar almarhum Benyamin Sueb.

0 Komentar