Minat Meningkat ke Bandara Adisutjipto Yogyakarta

Featured Image

Peningkatan Jumlah Penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta

Bandara Adisutjipto yang berada di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mengalami peningkatan jumlah penumpang. Meskipun bandara ini lebih dikenal sebagai alternatif setelah beroperasinya Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai bandara utama di kawasan tersebut.

Bandara YIA melayani penerbangan internasional dan memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Sementara itu, Bandara Adisutjipto lebih fokus pada penerbangan domestik dengan pesawat jenis ATR atau pesawat regional jarak pendek seperti rute Yogyakarta-Jakarta, Yogyakarta-Karimunjawa, dan rute lainnya.

General Manager Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menyampaikan bahwa hingga November 2025, jumlah penumpang mencapai 118.971 orang. Angka ini naik sebesar 2 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 116.292 penumpang.

Pesawat ATR dan Minat Pengguna Jasa

Menurut Wibowo, peningkatan jumlah penumpang menunjukkan bahwa transportasi udara menggunakan pesawat ATR semakin diminati. Terutama oleh pengguna yang ingin melakukan perjalanan jarak dekat dan memilih pesawat kecil dengan kapasitas penumpang terbatas.

Penerbangan di Bandara Adisutjipto yang menggunakan pesawat ATR dilayani oleh maskapai Citilink dan Fly Jaya. Sementara itu, maskapai Susi Air mengoperasikan pesawat Cessna. Rute-rute yang dilayani antara lain dari Halim Perdana Kusuma Jakarta, Husein Sastranegara Bandung, Dewandaru Karimunjawa, dan Nusawiru Cijulang Pangandaran.

Dari total 118.971 penumpang, rute yang paling banyak adalah dari dan menuju Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta dengan jumlah penumpang sebanyak 117.302 orang.

Persiapan Menghadapi Liburan Akhir Tahun

Wibowo mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang diprediksi akan terus berlangsung menjelang momen libur akhir tahun. Faktor utama yang memengaruhi kenaikan ini adalah adanya periode liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Selain jumlah penumpang, jumlah pergerakan pesawat juga meningkat signifikan. Sampai November 2025, terdapat 2.895 pergerakan pesawat, naik 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.536 pergerakan pesawat.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, berbagai langkah persiapan telah dilakukan. Misalnya, memastikan seluruh peralatan dan sarana pendukung operasional penerbangan berfungsi baik. Selain itu, pengawasan dan monitoring dilakukan secara menyeluruh baik di area airside maupun landside untuk memastikan operasional bandara tetap lancar.

Dominasi Bandara YIA dalam Pergerakan Penumpang

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Herum Fajarwati, pergerakan penumpang udara di dua bandara Yogyakarta masih didominasi oleh Bandara YIA. Dari total pengguna jasa transportasi udara, 95 persen berasal dari Bandara YIA, sementara sisanya melalui Bandara Adisutjipto.

Pada Oktober 2025, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang ke Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai 173.291 orang, naik 10,67 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 156.581 orang.

Penumpang yang datang melalui Bandara YIA sebanyak 164.736 orang atau 95,06 persen dari total penumpang. Sedangkan penumpang yang datang melalui Bandara Adisutjipto sebanyak 8.555 orang atau 4,94 persen.

Kenaikan terbesar jumlah penumpang berasal dari Bandara Syamsudin Noor-Banjarmasin sebesar 33,42 persen, diikuti dari Soekarno Hatta-Jakarta sebesar 18,79 persen, Hasanuddin-Makasar sebesar 8,68 persen, dan Sepinggan-Balikpapan sebesar 6,54 persen. Sebaliknya, penumpang datang dari Bandara Ngurah Rai-Denpasar turun 0,73 persen.

Jumlah penumpang yang datang melalui Bandara Adisutjipto secara keseluruhan pada Oktober 2025 juga mengalami kenaikan sebesar 21,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penumpang yang datang berjumlah 8.555 orang. Rute yang paling banyak adalah dari Bandara Halim Perdana Kusuma-Jakarta sebanyak 8.486 orang, dari Bandara Dewadaru-Karimunjawa sebanyak 39 orang, Bandara Juanda-Surabaya sebanyak 13 orang, dan dari bandara lainnya sebanyak 17 orang.

0 Komentar