
Peran Jurnalis sebagai Pilar Informasi di Papua Tengah
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, memberikan apresiasi tinggi kepada para jurnalis dalam perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Ia menekankan bahwa jurnalis bukan hanya pelaku informasi, tetapi juga pahlawan yang membawa cahaya ke dalam kegelapan informasi yang sering kali menghiasi daerah-daerah terpencil.
Di tengah tantangan geografis delapan kabupaten, jurnalis memainkan peran penting dalam menyampaikan berita yang akurat dan objektif. Mereka menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Jurnalis sebagai Instrumen Vital
Deinas Geley menyatakan bahwa tanpa kontribusi jurnalis, realitas kehidupan di kampung-kampung dan distrik akan tetap tidak terdengar oleh publik. Berita-berita yang mereka tulis mampu menyentuh hati dan memberikan wawasan yang diperlukan untuk pengambilan kebijakan yang tepat.
Peringatan HPN tahun ini menjadi momen penting bagi pemerintah daerah untuk menjadikan insan pers sebagai mitra strategis dalam mengawal transparansi pembangunan. Dedikasi jurnalis disebut sebagai bentuk kepahlawanan modern yang menjaga kedaulatan informasi di Bumi Cenderawasih.
Kehadiran Wartawan di Wilayah Terpencil
Kehadiran wartawan di delapan kabupaten, mulai dari Nabire hingga Mimika, memastikan setiap dinamika sosial terpotret secara utuh dan berimbang. Tanpa kerja keras mereka, dunia luar tidak akan pernah mengetahui potensi maupun kendala yang dihadapi masyarakat di pedalaman Papua.
“Kalau di suatu daerah lampu mati dan gelap, wartawan datang membawa terang lewat berita-berita yang dibuat,” tegas Deinas Geley. Ia menegaskan bahwa informasi adalah fondasi utama bagi masyarakat untuk bertumbuh dan mencerdaskan diri secara kolektif.
Profesionalisme Jurnalis dalam Menghadapi Tantangan
Wartawan bekerja melampaui batas lelah untuk memastikan kebenaran tersampaikan meskipun harus berhadapan dengan risiko keamanan dan medan yang berat. Profesionalisme mereka dalam melakukan verifikasi fakta menjadi benteng pertahanan terakhir melawan polusi informasi atau hoaks yang kerap meresahkan warga.
Pers sebagai pilar keempat demokrasi harus terus diperkuat melalui ekosistem kerja yang mendukung kebebasan berekspresi secara bertanggung jawab. Deinas Geley berharap kekompakan antara jurnalis asli Papua dan non-Papua menjadi energi positif untuk mendorong stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Harapan untuk Kedepan
Ia juga menekankan pentingnya persatuan di kalangan insan pers agar tidak mudah terpecah belah oleh kepentingan politik sesaat yang merugikan publik. Solidaritas organisasi profesi jurnalis di Papua Tengah harus menjadi wadah pembinaan kapasitas agar kualitas berita yang dihasilkan semakin berkualitas dan solutif.
Integrasi antara visi pemerintah dan fungsi kontrol media diharapkan mampu mempercepat realisasi visi Papua Tengah yang maju dan mandiri. Apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh wartawan yang telah mengawal masa kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur melalui pemberitaan yang konstruktif.
Deinas Geley mengajak seluruh jurnalis untuk tetap menjaga integritas moral dan bekerja dengan hati demi kemajuan tanah Papua. “Selamat Hari Pers Nasional, teruslah bekerja dengan integritas dan semangat membangun Papua Tengah yang kita cintai,” tutupnya.
0 Komentar