
Prestasi di SEA Games 2025 Membuat PB Perpani Semakin Optimis untuk Asian Games 2026
Prestasi yang diraih oleh tim panahan Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 membuat Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) semakin bersemangat menatap Asian Games 2026. Dengan hasil yang memuaskan, kini PB Perpani fokus pada persiapan strategis agar bisa meraih prestasi lebih baik lagi.
Pada SEA Games 2025 di Thailand, tim panahan Indonesia berhasil meraih enam medali emas dan dua medali perunggu. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai juara umum, karena rival terdekat, Thailand, hanya mampu meraih lima medali dengan dua emas saja. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi PB Perpani untuk memperkuat posisi atlet dan sistem pembinaan di tingkat nasional.
Rencana Strategis untuk Asian Games 2026
Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid menyampaikan bahwa federasi akan segera melakukan Kerja Nasional (Rakernas) bertajuk Kolaborasi Inklusif dan Penguatan Organisasi untuk Akselerasi Meraih Prestasi Dunia. Rakernas ini akan digelar di Tangerang Selatan, Banten pada Senin (9/2) dan Selasa (10/2). Meski seharusnya dilaksanakan tahun lalu, PB Perpani mengalihkan fokus ke SEA Games 2025 dan kini mulai membahas rencana untuk Asian Games 2026 serta Olimpiade Los Angeles 2028.
”Rakernas ini membahas bagaimana kita bisa menyiapkan diri untuk Asian Games 2026 dan juga Olimpiade. Fokus utamanya adalah bagaimana mempersiapkan atlet, pembinaan, dan mencari talenta baru,” jelas Arsjad.
Program Pembinaan yang Terstruktur
PB Perpani telah merancang beberapa program pembinaan yang akan dilakukan secara berkala. Salah satunya adalah Kejurnas Junior 2025 yang diikuti oleh 870 atlet dari 29 Pengprov. Selain itu, Kejurnas Senior di Bali diikuti 310 atlet dari 22 Pengprov, serta Kejurnas Antarklub yang melibatkan 1.360 atlet dari 116 klub di seluruh Indonesia.
”Tujuan kami bukan hanya sekadar mempertahankan hasil, tetapi mempercepat konsistensi prestasi. Kami ingin memastikan ada banyak atlet cadangan dan talenta baru yang bisa berprestasi,” tambah Arsjad.
Selain itu, PB Perpani juga akan menggelar pelatihan pelatih dan wasit dari Juli hingga Desember, Kejurnas Antarklub Pelajar pada September, Kejurnas Senior pada Oktober, dan Kejurnas Antarklub Open pada Desember.
Persiapan untuk Kompetisi Internasional
Untuk meningkatkan daya saing para atlet di tingkat internasional, PB Perpani akan memperkuat sistem pembinaan dengan mengikutsertakan turnamen global. Tiga seri Hyundai Archery World Cup akan menjadi bagian dari kalender kompetisi internasional 2026, yaitu:
- Stage 2 Shanghai, Tiongkok (5–10 Mei 2026)
- Stage 3 Antalya, Turki (9–14 Juni 2026)
- Stage 4 Madrid, Spanyol (7–12 Juli 2026)
Sekretaris Jenderal PB Perpani Irawadi Hanafi menegaskan bahwa strategi federasi ke depan adalah pembinaan yang menyeluruh, termasuk membangun atlet, pelatih, tim ofisial, dan sistem pendukung secara simultan.
”Target pemerintah adalah meningkatkan prestasi dari edisi sebelumnya. Pada Asian Games 2024, kita hanya meraih dua medali perunggu. Mudah-mudahan di 2026, kita bisa meraih medali emas,” ujar Irawadi.
Kesimpulan
Dengan prestasi yang membaik di SEA Games 2025, PB Perpani kini memiliki dasar yang kuat untuk menatap Asian Games 2026. Dengan rencana pembinaan yang terstruktur dan partisipasi dalam kompetisi internasional, PB Perpani berkomitmen untuk memperkuat kualitas atlet dan meningkatkan prestasi di kancah dunia.
0 Komentar