Pra TMMD Ke-127 Buka Akses Jalan Perkebunan di Alastengah, Babinsa Kawal Harapan Baru Ekonomi Warga Plampang

SITUBONDO – Upaya TNI dalam mendorong percepatan pembangunan desa kembali terlihat melalui kegiatan Karya Bakti Pra Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Dusun Plampang RT 07 RW 03, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pra-TMMD yang difokuskan pada penyiapan sasaran fisik sebelum program TMMD resmi dilaksanakan.

Babinsa Desa Alastengah, Sertu Anis Apriatno dari Koramil 0823/16 Sumbermalang, tampak aktif turun langsung ke lapangan setiap hari. Ia melakukan pendampingan, pengawasan, sekaligus ikut terlibat dalam proses pengerjaan karya bakti bersama warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai penggerak dan penyemangat dalam pembangunan desa.

Sasaran utama Karya Bakti Pra TMMD ke-127 di wilayah tersebut adalah pembukaan akses jalan menuju area perkebunan milik warga. Jalan yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 2 kilometer dengan lebar kurang lebih 4 meter. Selama ini, akses menuju perkebunan hanya berupa jalan setapak yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki, sehingga menyulitkan warga saat mengangkut hasil kebun.

Kondisi tersebut selama bertahun-tahun menjadi kendala utama bagi masyarakat Dusun Plampang dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Hasil pertanian harus dipikul atau dipindahkan secara manual, yang memakan waktu dan tenaga. Dengan adanya pembukaan jalan baru ini, warga berharap mobilitas menuju lahan perkebunan dapat menjadi lebih mudah dan cepat.

Sertu Anis Apriatno menjelaskan bahwa pembangunan akses jalan ini memiliki peran strategis bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat. Menurutnya, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga yang selama ini belum tergarap maksimal akibat keterbatasan akses.

“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Selama ini warga harus memikul hasil kebun karena tidak ada akses kendaraan. Dengan dibukanya jalan ini, ke depan masyarakat diharapkan sudah bisa menggunakan sepeda motor untuk mengangkut hasil pertanian, sehingga lebih efisien dan dapat meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat tinggi selama proses pengerjaan berlangsung. Mereka bergotong royong bersama anggota TNI, bahu-membahu membuka dan merapikan badan jalan. Semangat kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang menjadi ruh utama dalam pelaksanaan program TMMD.

Selain memberikan dampak pada sektor ekonomi, pembukaan jalan perkebunan ini juga diharapkan dapat memperlancar akses dan mobilitas warga dalam jangka panjang. Jalan tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pertanian, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor lain, termasuk distribusi hasil kebun dan akses menuju wilayah sekitar.

Kegiatan Pra TMMD ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif, TNI berupaya hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjawab berbagai kebutuhan dasar di desa, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur.

Program TMMD ke-127 sendiri tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan nilai kebersamaan, gotong royong, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga dalam setiap tahapan kegiatan, hasil pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan dan memiliki dampak jangka panjang.

Melalui Karya Bakti Pra TMMD ke-127 ini, masyarakat Dusun Plampang menaruh harapan besar terhadap perubahan kondisi ekonomi dan kualitas hidup mereka. Jalan yang sebelumnya hanya setapak kini mulai bertransformasi menjadi akses penghubung yang membuka peluang baru. Dari keterbatasan menuju kemudahan, dari jalan kecil menuju jalan harapan bagi masa depan warga Desa Alastengah. (*)

0 Komentar