SITUBONDO – Sinergi lintas instansi kembali terlihat dalam pengamanan dan monitoring penyeberangan laut di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Personel Koramil 0823-09/Jangkar, Pelda Gunawan, turut ambil bagian dalam kegiatan pengamanan keberangkatan Kapal Motor Penumpang (KMP) Wicitra Dharma I yang melayani rute Pelabuhan Jangkar–Pulau Sapudi, Minggu (1/2/2026).
Kehadiran aparat gabungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses penyeberangan berjalan aman, tertib, dan lancar, baik bagi penumpang maupun kendaraan yang diangkut kapal. Pengamanan dilakukan sejak tahap persiapan, proses naik penumpang dan kendaraan, hingga kapal bertolak dari dermaga.
Pelda Gunawan mengatakan, keterlibatan TNI AD dalam pengamanan pelabuhan merupakan bagian dari komitmen Koramil Jangkar dalam mendukung keamanan wilayah pesisir serta pelayanan publik. Menurutnya, aktivitas penyeberangan laut memiliki tingkat kerawanan tersendiri, sehingga membutuhkan koordinasi dan kehadiran aparat lintas sektor.
“Pengamanan ini bukan hanya soal menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan laut. Apalagi rute Jangkar–Sapudi merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kepulauan,” ujar Pelda Gunawan di sela kegiatan.
Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan di lapangan tidak semata bersifat pengamanan, tetapi juga humanis. Personel gabungan turut membantu penumpang, memberikan arahan, serta memastikan prosedur keselamatan dipatuhi sebelum kapal berangkat.
Kegiatan pengamanan dan monitoring tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Pos TNI AL Jangkar yang diwakili Kopka Hadi S., Polairud Polres Situbondo Aipda Dwi, UPT PPR Banyuwangi yang dipimpin Tri Wahyono bersama lima personel, serta Syahbandar Jangkar Ahmad Fauzan, S.H. bersama enam anggota.
Selain itu, turut hadir unsur dari BPTD Wilayah XI Jawa Timur yang dipimpin Abdul Hamid dengan dua personel, Supervisi ASDP Wilker Jangkar Slamet beserta lima anggota, serta DDU yang dipimpin Lutfi bersama tiga personel. Seluruh unsur tersebut menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing dengan tetap mengedepankan koordinasi.
Ahmad Fauzan selaku Syahbandar Jangkar menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama kelancaran operasional pelabuhan, khususnya pada saat keberangkatan kapal penumpang. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan penyeberangan.
“Mulai dari kelayakan kapal, muatan penumpang dan kendaraan, hingga kesiapan awak kapal selalu kami pastikan sesuai standar. Dengan dukungan aparat TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya, proses pengawasan bisa berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pelabuhan Jangkar terpantau kondusif. Penumpang mengikuti arahan petugas dengan tertib, sementara proses bongkar muat dan pengaturan kendaraan berjalan lancar tanpa kendala berarti. KMP Wicitra Dharma I akhirnya bertolak menuju Pulau Sapudi sesuai jadwal.
Sejumlah penumpang mengapresiasi kehadiran aparat gabungan di area pelabuhan. Mereka menilai kehadiran petugas dari berbagai instansi memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan laut.
“Kalau petugas lengkap seperti ini, kami sebagai penumpang merasa lebih tenang. Apalagi perjalanan ke pulau cukup jauh dan bergantung pada kondisi cuaca,” kata salah seorang penumpang.
Melalui kegiatan pengamanan dan monitoring ini, diharapkan sinergi lintas instansi di Pelabuhan Jangkar dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Kolaborasi tersebut tidak hanya penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Ke depan, aparat gabungan berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap aktivitas penyeberangan, terutama pada momen dengan tingkat mobilitas tinggi. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Pelabuhan Jangkar serta mendukung kelancaran konektivitas antara daratan Situbondo dan Pulau Sapudi. (*)
0 Komentar