Emak-Emak Turun Tangan Bangun Plengsengan Bareng TNI di Sumbermalang

SITUBONDO – Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 di Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. Tak hanya personel TNI dan kaum pria, sejumlah emak-emak turut ambil bagian dalam pembangunan plengsengan bersama Satgas TMMD Ke-127 dari Kodim 0823 Situbondo, Jumat (27/02/2026).

Keterlibatan kaum ibu dalam pembangunan infrastruktur desa tersebut menjadi pemandangan yang menarik perhatian. Di tengah medan yang cukup menantang, mereka terlihat membantu pekerjaan sesuai kemampuan, mulai dari menyiapkan material hingga mendukung proses pembangunan di lapangan.

Pembangunan plengsengan ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-127 yang bertujuan memperkuat struktur tanah dan mencegah terjadinya longsor, terutama saat musim hujan. Wilayah Dusun Plampang yang memiliki kontur tanah labil membutuhkan penguatan tebing agar akses jalan dan permukiman warga tetap aman.

Anggota Satgas TMMD Ke-127, Pelda Mustakim, mengatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran program. Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Partisipasi aktif warga, termasuk emak-emak, menjadi penyemangat tersendiri bagi kami,” ujarnya di sela kegiatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kerja yang penuh kebersamaan. Personel TNI dan warga bahu-membahu menyusun batu, mengaduk adonan semen, hingga merapikan struktur plengsengan. Kehadiran kaum ibu menambah energi positif dalam proses pembangunan tersebut.

Salah satu warga Dusun Plampang, Siti, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan TMMD. Ia menilai kehadiran TNI di desanya membawa dampak positif, tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.

“Kami merasa terbantu. Jalan dan tebing jadi lebih aman, apalagi kalau musim hujan. Kami juga jadi lebih kompak karena bekerja bersama,” ungkapnya.

Pembangunan plengsengan dinilai strategis karena berfungsi menahan pergerakan tanah sekaligus melindungi badan jalan dari potensi longsor. Infrastruktur ini diharapkan mampu menjaga keselamatan warga dan memperlancar mobilitas, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas pada akses jalan desa.

Program TMMD Ke-127 sendiri merupakan bagian dari operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik seperti jalan, talud, dan plengsengan, tetapi juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan serta pembinaan masyarakat.

Keterlibatan emak-emak dalam pembangunan plengsengan menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kolaborasi lintas elemen ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan juga hasil partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Selain memperkuat struktur tanah, pembangunan plengsengan diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi warga Desa Alas Tengah. Dengan tebing yang lebih kokoh, risiko longsor dapat diminimalkan sehingga aktivitas sehari-hari berjalan lebih aman dan nyaman.

Satgas TMMD Ke-127 memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis agar kualitas bangunan terjaga. Pengawasan dilakukan secara berkala untuk memastikan plengsengan yang dibangun mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Dusun Plampang, khususnya kaum ibu, menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan efektif ketika semua pihak terlibat. Kehadiran TMMD Ke-127 di Sumbermalang bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan Desa Alas Tengah semakin maju, aman, dan sejahtera. Partisipasi aktif warga, termasuk emak-emak yang turun langsung ke lapangan, menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Situbondo. (*)

0 Komentar