Hujan dan Lumpur Tak Halangi TMMD Ke-127 Kodim 0823 Situbondo, Satgas dan Warga Saling Dorong Argo Demi Percepatan Jalan Desa

SITUBONDO – Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang digelar oleh Kodim 0823 Situbondo di Dusun Plampang RT 07 RW 03, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Minggu (01/03/2027). Di tengah medan terjal dan jalan berlumpur akibat hujan yang hampir turun setiap hari, personel Satgas TMMD bersama warga tetap bahu-membahu mengangkut material batu menggunakan argo untuk mempercepat pembangunan jalan desa.

Kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan TMMD Ke-127. Intensitas hujan yang tinggi membuat badan jalan licin dan sulit dilalui kendaraan pengangkut material. Akibatnya, argo yang membawa muatan batu kerap tersendat di tanjakan maupun jalur berlumpur.

Situasi tersebut memaksa personel Satgas dan warga untuk turun tangan secara langsung. Mereka saling mendorong argo yang sarat muatan agar dapat mencapai titik pengecoran dan perataan jalan. Pemandangan pakaian penuh lumpur dan sepatu yang tenggelam di tanah basah menjadi hal biasa di lokasi pekerjaan.

Meski tenaga terkuras dan cuaca kurang bersahabat, semangat kebersamaan tidak sedikit pun surut. Kerja sama antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi kendala di lapangan.

Pelda Samsul Arifin mengatakan bahwa tantangan cuaca merupakan bagian dari dinamika pekerjaan di wilayah pegunungan seperti Sumbermalang. Menurutnya, kondisi alam tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan.

“Hampir setiap hari lokasi TMMD diguyur hujan deras. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami. Bersama warga, kami tetap bersatu dan bergotong royong untuk mempercepat pembangunan jalan ini,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program TMMD. Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid, berbagai kendala teknis di lapangan dapat diatasi secara bersama-sama.

Pembangunan jalan desa di Dusun Plampang menjadi salah satu sasaran utama TMMD Ke-127. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk memperlancar akses transportasi warga, terutama dalam mendukung aktivitas perekonomian dan pendidikan.

Selama ini, kondisi jalan yang kurang memadai menyulitkan mobilitas masyarakat, terlebih saat musim hujan. Jalan berlumpur tidak hanya menghambat distribusi hasil pertanian, tetapi juga berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.

Karena itu, percepatan pembangunan terus dilakukan meski dihadapkan pada medan berat. Setiap material batu yang berhasil didorong menuju titik pengecoran menjadi bagian penting dari proses panjang mewujudkan akses jalan yang lebih layak.

Warga setempat menunjukkan antusiasme tinggi dalam membantu setiap tahapan pekerjaan. Mereka sadar bahwa jalan yang sedang dibangun akan membawa dampak besar bagi kehidupan sehari-hari. Semangat saling membantu terlihat ketika argo tersendat di tanjakan, tanpa komando panjang, warga dan personel Satgas langsung bergerak bersama.

Program TMMD Ke-127 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Interaksi yang terjalin di lapangan menciptakan rasa kebersamaan yang kuat, terutama saat menghadapi situasi sulit seperti medan berlumpur dan cuaca ekstrem.

Semangat saling dorong argo di tengah lumpur menjadi simbol nyata bahwa keterbatasan dapat diatasi dengan kerja sama. Pembangunan jalan desa bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan wujud nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendorong kemajuan wilayah.

Kodim 0823 Situbondo menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan TMMD Ke-127 dapat selesai tepat waktu sesuai perencanaan. Dengan dukungan warga dan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan jalan di Dusun Plampang diharapkan segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di tengah hujan dan medan terjal, kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga membuktikan bahwa pembangunan desa dapat terus berjalan. Semangat kebersamaan yang tercermin dari aksi saling dorong argo menjadi gambaran kuat bahwa kemajuan dapat dicapai ketika semua pihak bersatu menghadapi tantangan. (*)

0 Komentar