Wisata NTT: Pantai Tarimbang, Ombak Indah di Pasir Putih Sumba Timur

Wisata NTT: Pantai Tarimbang, Ombak Indah di Pasir Putih Sumba Timur

Destinasi Wisata Bahari yang Menarik di Sumba

Pantai Tarimbang merupakan salah satu objek wisata yang cukup terkenal di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal, destinasi ini juga telah mendunia karena keindahan alamnya yang luar biasa. Meski begitu, Pantai Tarimbang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal.

Lokasinya yang jauh dan terpencil membuat pantai ini terlihat sepi dan tenang. Secara administratif, Pantai Tarimbang berada di Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur. Kebersihan laut dan pantainya masih terjaga, karena belum banyak terjamah oleh tangan manusia. Hal ini menjadikan kondisi alamnya tetap alami dan menarik untuk dikunjungi.

Pantai ini juga dikenal sebagai surganya selancar, karena didukung oleh gulungan ombak yang cukup menantang. Di atas pantai, terdapat pemandangan indah dari pegunungan yang menambah keindahan panorama alam. Butiran pasir putih yang dipadukan dengan birunya air laut menciptakan pemandangan yang memukau mata setiap pengunjung.

Untuk mencapai Pantai Tarimbang, perjalanan dari Kota Waingapu membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam. Perjalanan melalui jalur lintas Sumba Timur menuju Sumba Tengah, dengan kondisi jalan yang berliku seperti huruf S. Sebelum sampai di ibu kota Kecamatan Lewa, terdapat simpang kiri yang mengarah ke Pantai Tarimbang. Meskipun perjalanan cukup melelahkan, ketenangan dan keindahan yang dirasakan akan membuat perjalanan tersebut terasa terbayar.

Pantai Tarimbang memiliki suasana yang unik, karena diapit oleh dua bukit tanjung. Gulungan ombak yang menakjubkan membuat tempat ini sering dikunjungi oleh fotografer atau sebagai lokasi foto pre-wedding. Di salah satu titik pantai, terdapat banyak ranting pohon kering yang menjadi spot foto favorit.

Keunikan ini membuat Pantai Tarimbang sempat meraih penghargaan sebagai tempat surfing terpopuler pada tahun 2017. Udara yang sejuk juga membuat pengunjung betah berlama-lama di lokasi ini.

Di sekitar pantai, terdapat cafe dan resort, namun saat ini tidak lagi beroperasi akibat pandemi Covid-19. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti toilet, tempat duduk, dan shelter belum tersedia.

Meski demikian, suasana pantai, pasir putih, dan gelombang laut yang indah mampu menghipnotis pengunjung. Salah satu pengunjung asal Jakarta, Melisa Puspita Sentosa, mengaku sangat senang berkunjung ke destinasi ini bersama keluarga. Ia berharap destinasi wisata ini dapat dikelola secara baik agar bisa memberikan manfaat bagi daerah setempat.

Di tepi pantai, terdapat sebuah rumah yang dibangun oleh sebuah perusahaan. Di sekitar bangunan dan di depannya terdapat sejumlah rakit yang digunakan untuk mencari udang di sekitar perairan Tarimbang.

Menurut Yarib, salah satu pengerja, bahwa rakit tersebut digunakan untuk mencari udang di sekitar perairan Tarimbang. Ia mengakui bahwa kunjungan wisatawan ke obyek wisata ini mengalami penurunan sejak adanya pandemi. Dulu, banyak wisatawan mancanegara yang datang, tetapi sekarang tidak ada lagi. Wisatawan domestik pun jarang datang.


0 Komentar