Cuaca Ekstrem dan Persiapan Lebaran di Kalimantan Tengah
Wilayah Kalimantan Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang menjelang perayaan Idul Fitri 2026. Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Anton, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena wilayah Kalteng masih dalam periode musim hujan.
“Untuk Kalimantan Tengah sendiri potensi curah hujan ringan hingga sedang masih ada. Karena memang saat ini kita masih musim hujan dan Maret ini salah satu bulan di mana curah hujan masih cukup tinggi,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Menurut Anton, kondisi tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga memasuki masa transisi menuju musim kemarau yang biasanya terjadi pada April hingga Mei. Ia menjelaskan bahwa musim kemarau di Kalimantan Tengah diperkirakan mulai terjadi secara bertahap.
Open House Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berencana menggelar kegiatan open house pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda untuk mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dengan masyarakat.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan, dirinya akan menggelar open house pada hari pertama Lebaran. “Iya nanti saya open house, ada nanti di hari pertama,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Selain Wakil Gubernur, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran juga dijadwalkan menggelar kegiatan open house di Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri pejabat maupun tamu undangan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin datang bersilaturahmi.
Persiapan Menghadapi Arus Mudik di Bandara Tjilik Riwut
Pemprov Kalimantan Tengah bersiap menghadapi puncak arus mudik hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Untuk memastikan kelancaran transportasi udara pada arus mudik lebaran, Posko Monitoring Angkutan Udara telah dibuka di Bandara Tjilim Riwut, Jumat (13/3/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy menegaskan, pihaknya siap mendukung penyelenggaran posko tersebut agar pelayanan pemudik berjalan optimal. "Kami berharap koordinasi antara penyedia jasa transportasi, regulator, dan aparat keamanan berjalan optimal agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya I Made Dermawan mengatakan, pendirian posko tersebut merupakan upaya untuk memastikan operasional penerbangan selama periode mudik berjalan aman dan lancar.
Jemaah Umrah yang Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah
Sejumlah jemaah umrah asal Kalimantan Tengah, yang sebelumnya sempat tertahan akibat penundaan hingga pembatalan penerbangan sejumlah maskapai telah kembali ke tanah air. Penundaan kepulangan tersebut terjadi menyusul gangguan jadwal penerbangan yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
Ketua Tim Kerja Bina Umrah dan Haji Khusus Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Tengah, Taufik Rahman, membenarkan seluruh jemaah umrah asal Kotawaringin Barat sempat tertahan kini telah kembali ke daerah asal. “Untuk jemaah umrah PT Makarim El Akhlaq cabang Kobar yang seyogyanya terjadwal pulang pada tanggal 8 Maret dan sempat tertahan, alhamdulillah tadi malam sudah tiba dan mendarat di Jakarta sebanyak 13 jemaah lengkap,” ujarnya saat dikonfirmasi gubukinspirasi.id, Jumat (13/3/2026).
Setelah tiba di Jakarta, seluruh jemaah melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Tengah dan telah sampai di Pangkalan Bun.




0 Komentar