
Peringatan Penting di Tanggal 18 April
Tanggal 18 April memiliki makna penting baik secara nasional maupun internasional. Dalam kalender Jawa, tanggal ini memiliki weton Sabtu Kliwon yang memiliki makna tersendiri dalam Primbon Jawa. Orang yang lahir pada hari Sabtu Kliwon memiliki sifat-sifat tertentu, seperti suka menutupi kekurangan diri sendiri, malas bekerja, dan sering lupa. Namun, mereka juga memiliki sifat baik, seperti bertanggung jawab dan bersungguh-sungguh ketika sudah mulai menekuni sesuatu.
Weton Sabtu Kliwon terbentuk dari hari Sabtu (neptu 9) dan pasaran Kliwon (neptu 8), sehingga total neptu adalah 17. Angka ini termasuk kategori tinggi, mencerminkan pribadi yang kuat, berwibawa, dan penuh semangat. Meski begitu, dalam agama Islam, percaya dengan Primbon Jawa sebagai penentu nasib hukumnya adalah haram. Oleh karena itu, jadikanlah Primbon Jawa sebagai identitas budaya lokal yang dihargai, tapi tidak wajib diikuti.
Hari Konferensi Asia-Afrika
Setiap tanggal 18 April diperingati sebagai Hari Konferensi Asia-Afrika (KAA). Latar belakang terjadinya KAA karena pasca perang dunia kedua, dunia terbagi menjadi dua blok yakni blok barat dan blok timur. Indonesia sebagai salah satu negara netral berupaya mengajak berbagai negara untuk bergabung dalam gerakan non blok. Di dalam Konferensi Colombo pada 28 April 1954, Indonesia melontarkan gagasan mengenai pertemuan negara-negara Asia-Afrika. Akhirnya, berlangsung KAA pada 18-25 April 1955 di Gedung Merdeka, Bandung.
Ketua penyelenggara konferensi adalah P.M. Ali Sastroamijoyo dan dibuka oleh Presiden Soekarno. Pertemuan yang berlangsung selama 8 hari itu menghasilkan beberapa keputusan penting, seperti memajukan kerja sama negara-negara Asia-Afrika di bidang sosial, ekonomi, dan budaya, membantu perjuangan melawan imperialisme, menjunjung tinggi hak asasi manusia, dan ikut aktif dalam menciptakan perdamaian dunia. Selain keputusan-keputusan penting, KAA juga melahirkan sepuluh prinsip yang tercantum dalam “Declaration on The Promotion of World Peace and Coorporation” atau yang lebih dikenal dengan istilah “Dasasila Bandung”.
Hari Kesadaran Autisme Dewasa
Setiap 18 April diperingati sebagai Hari Kesadaran Autisme Dewasa pada tingkat internasional. Autisme, juga dikenal sebagai Gangguan Spektrum Autisme (ASD), dapat diidentifikasi sebagai berbagai kondisi yang ditandai dengan tantangan yang berkaitan dengan keterampilan sosial, perilaku berulang, bicara, dan komunikasi nonverbal. Autisme bagi orang dewasa juga memiliki tantangan tersendiri seiring dengan terhambatnya proses sosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Untuk itu, Hari Kesadaran Autisme Dewasa diciptakan untuk membuat orang dewasa bisa hidup lebih mudah dan juga menciptakan kesadaran orang-orang di sekitarnya. Dengan adanya peringatan ini, masyarakat dapat lebih memahami dan mendukung para penderita autisme.
Hari Monumen dan Situs Internasional
Hari Monumen dan Situs Internasional diperingati setiap 18 April di seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan keragaman warisan budaya, kerentanan situs dan monumen, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk memelihara dan melestarikannya. Hari Internasional untuk Monumen dan Situs dikembangkan oleh International Council of Monuments and Sites (ICOMOS) pada tahun 1982 dan kemudian diadopsi oleh UNESCO selama Konferensi Umum ke-22.
Hari Monumen dan Situs Internasional pertama kali diadakan pada tahun 2001 dengan tema “Save Our Historic Villages.” Setiap tahun, ICOMOS menetapkan tema untuk inisiatif yang diselenggarakan oleh anggotanya, komite nasional dan internasional, dan siapapun yang tertarik untuk memperingati hari ini. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga warisan budaya yang ada.
0 Komentar