Kondisi Arus Penumpang di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado
Tidak ada penambahan jadwal penerbangan pesawat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menjelang libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini disampaikan oleh General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko. Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi dari operator maskapai terkait tambahan penerbangan.
"Sejauh ini belum ada informasi dari operator (maskapai) terkait extra flight. Kalau ada kan mereka pasti melapor," ujar Radityo usai pembukaan posko siaga angkutan Idul Fitri 1447 Hijriah di terminal keberangkatan, Jumat 13 Maret 2026 siang.
Meski tidak ada penambahan jadwal penerbangan, pihak bandara memprediksi tingkat keterisian penumpang akan mencapai maksimal. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-4 Lebaran dengan prakiraan jumlah penumpang harian sebanyak 7.481 orang. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 25 Maret 2026 atau H+4 yang diprediksi mencapai sebanyak 7.432 penumpang.

Radityo menyatakan bahwa prediksi peningkatan trafik penumpang menjadi tantangan bagi para petugas di bandara. "Ini tantangan tersendiri bagi operator bandara beserta stakeholder untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Khususnya dalam musim arus mudik penumpang pesawat udara pada musim liburan dan hari-hari raya," jelasnya.
Pergerakan Penumpang di Tahun 2025
Pada tahun 2025, Bandara Sam Ratulangi Manado telah melayani sebanyak 1,9 juta penumpang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Namun, jumlah penumpang masih minus 14 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada tahun 2019 sebelum masa pandemi.
Selain itu, jumlah pergerakan pesawat pada tahun 2025 mencapai 19.520 penerbangan dengan 19 ribu ton pergerakan kargo. Dengan data tersebut, pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi naik sebesar 14 persen.
Prediksi Kenaikan Penumpang dan Penerbangan
General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, mengatakan bahwa pergerakan penumpang di masa libur Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 111.084 orang. Sebagai pembanding, pada periode yang sama tahun lalu, pergerakan penumpang Lebaran 1446 Hijriah sebanyak 102.198 orang.
"Sementara untuk pesawat, kami prediksikan naik 8 persen atau sejumlah 1.033 penerbangan di masa Lebaran tahun ini," kata Radityo. Pada masa Lebaran tahun lalu, pergerakan pesawat sebanyak 905 penerbangan.
Lonjakan jumlah penumpang dan penerbangan menjadi tantangan bagi seluruh aspek pengelola transportasi udara, mulai dari maskapai, bandar udara, hingga regulator. "Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipasi yang matang dan terintegrasi untuk memastikan layanan transportasi udara tetap berjalan selamat, aman, nyaman dan patuh terhadap regulasi," katanya.
Posko Siaga Angkutan Idul Fitri 1447 Hijriah
Posko Siaga Angkutan Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung selama 16 hari, mulai tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Dengan adanya posko ini, diharapkan dapat membantu mengatur arus penumpang dan memastikan kelancaran serta keselamatan dalam operasional penerbangan selama masa libur Lebaran.
0 Komentar