Meski kehilangan pemain inti, Jan Olde Riekerink tekankan Dewa United target 3 poin

Pelatih Dewa United Tak Peduli Kehilangan Pemain Persija


Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, tidak mempermasalahkan kehilangan pemain kunci dari Persija Jakarta. Menurutnya, yang terpenting adalah tim asuhannya bisa meraih tiga poin dalam pertandingan mendatang.

Dewa United akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026, di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Minggu (15/3/2026). Pertandingan ini menjadi laga penting bagi Dewa United, karena saat ini mereka berada di posisi ke-9 Super League dengan 33 poin. Meski demikian, situasi tersebut belum aman, karena tim-tim papan bawah masih berusaha untuk naik ke posisi lebih tinggi.

Untuk itu, kemenangan menjadi hal yang sangat penting bagi Dewa United. Namun, jelang menghadapi laga penting ini, Dewa United sedang dalam situasi yang tidak mudah. Mereka gagal melaju jauh mewakili Indonesia di AFC Challenge League 2025/2026 setelah ditahan imbang Manila Digger 2-2 pada leg kedua Kamis (12/3/2026). Hasil ini membuat Dewa United tersingkir dari perempat final AFC Challenge League, sehingga rasa sedih masih menyelimuti tim berjuluk Banten Warriors tersebut.

Jan Olde Riekerink mengaku bahwa kekecewaan itu sulit diatasi, tetapi tim telah melakukan persiapan untuk menghadapi Persija. Ia mengatakan kepada awak media bahwa pertandingan besok akan menjadi tantangan besar, karena tim harus menghadapi kekecewaan akibat tersingkir dari kompetisi Asia.

“Dan menurut saya, Persija selalu menjadi pertandingan yang menarik untuk dimainkan. Jadi itulah persiapan kita,” ujarnya.

Walaupun dalam kondisi kecewa, Dewa United memiliki kabar bagus. Pasalnya, Persija dipastikan kehilangan dua pemain andalannya, yakni Allano Lima dan Alaeddine Ajaraie. Allano Lima tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning, sehingga absen dalam laga ini. Saat ini, ia telah mengoleksi 12 kartu kuning, menjadikannya pemain dengan perolehan kartu kuning terbanyak.

Selain Allano, Alaeddine Ajaraie juga harus absen karena cedera saat Persija menghadapi Borneo FC pada 3 Maret 2026 lalu. Striker asal Maroko ini diharuskan absen dalam laga melawan Dewa United. Ini bisa menjadi kabar bagus bagi Dewa United, karena Aladdine yang baru bergabung telah mencetak tujuh gol dan satu assist.

Namun, meskipun dua pemain utama Persija absen, Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa Macan Kemayoran tetap lawan yang tangguh. Menurutnya, meskipun Persija kehilangan dua pemain, tim asuhan Mauricio Souza tetap akan tampil tangguh karena memiliki pemain pengganti yang tidak kalah bagus.

Oleh karena itu, alih-alih merasa ini sebuah keuntungan, pelatih asal Belanda tersebut bertekad akan tetap mempersiapkan timnya untuk menghajar Persija. Ia mengatakan bahwa Persija memiliki lebih dari dua pemain kunci yang absen, tetapi mereka masih memiliki pemain pengganti yang baik.

Jan Olde Riekerink mengaku telah mengantongi kelemahan Rizky Ridho dan kawan-kawan, sehingga ia akan memanfaatkan itu agar bisa meraih kemenangan. “Menurut saya mereka tim yang dinamis, tetapi juga memiliki kelemahan. Jadi kami harus memanfaatkan kelemahan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa lawan Persija tidak akan mudah karena mereka bermain di hadapan suporter. Namun, menurutnya yang terpenting adalah para pemain menunjukkan permainan terbaik. Walaupun sebelumnya kecewa, ia percaya para pemain bakal bisa bangkit dan cara terbaik menurutnya Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan harus bisa meraih banyak gol.

Menurutnya, cara terbaik agar Dewa United meraih kemenangan dan tidak tertekan main di hadapan ribuan suporter. “Sekarang para pemain harus menunjukkan seberapa kuat mereka bisa bangkit dari kekalahan ini. Dan saya percaya kami akan siap besok, karena saya percaya kepada para pemain saya,” tutur Jan Olde Riekerink.

“Caranya adalah kami harus mencetak lebih banyak gol daripada mereka,” pungkasnya.

0 Komentar