Pemilik kucing membanjiri tempat penitipan saat mudik, pemilik tambah kandang

Tren Penitipan Kucing Saat Arus Mudik

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, sejumlah tempat penitipan hewan peliharaan mulai dipadati warga yang hendak pulang kampung. Salah satu contohnya adalah di shelter kucing Gizmo Rescue, yang berada di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (14/3/2026). Berdasarkan pantauan, sejak pagi, pemilik kucing datang silih berganti untuk menitipkan hewan peliharaan mereka sebelum berangkat mudik.

Kucing yang dititipkan memiliki jenis yang beragam, mulai dari kucing domestik hingga kucing ras seperti Persia dan Anggora. Kucing-kucing tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kandang besi yang telah disiapkan oleh pengelola shelter. Kandang-kandang itu disusun rapi di beberapa rak bertingkat di dalam ruangan penitipan. Setiap rak mampu menampung sekitar 40 hingga 50 kandang, dengan masing-masing kucing ditempatkan di kandangnya sendiri.

Penataan tersebut dilakukan agar setiap hewan tetap memiliki ruang masing-masing serta memudahkan pengelola dalam memantau kondisi mereka selama dititipkan.

Aman Ditinggal Mudik

Seorang pemilik kucing, Silvy mengaku, sudah beberapa kali menitipkan kucing peliharaannya di tempat tersebut, terutama setiap kali dirinya harus bepergian jauh seperti musim mudik saat ini. “Biasanya saya mudik sekitar semingguan. Sudah rutin tiap tahun ke sini karena di rumah tidak ada yang menjaga kucing,” kata Silvy, saat ditemui di lokasi.

Ia mengaku, sempat mempertimbangkan menggunakan alat otomatis seperti pemberi pakan dan minum untuk hewan peliharaan di rumah. Namun menurutnya, alat tersebut tidak cukup untuk memastikan kucing tetap terawat dengan baik. “Memang ada auto feeder atau water fountain, tapi itu tidak cukup. Kebersihan kandang dan pasir kucing juga harus dirawat setiap hari,” ujarnya.

Karena itu, menitipkan kucing di shelter dinilai menjadi pilihan paling aman agar hewan peliharaan tetap mendapatkan perhatian selama ditinggal mudik.

Tambah Kandang

Sementara itu, Owner Gizmo Rescue, Hesthi Desilawati mengatakan, peningkatan penitipan kucing menjelang Lebaran sudah menjadi pola yang terjadi setiap tahun. Menurutnya, permintaan biasanya mulai meningkat dua hingga tiga minggu sebelum Lebaran. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kucing yang dititipkan kerap melebihi kapasitas shelter.

“Biasanya dua sampai tiga minggu sebelum Lebaran sudah banyak yang booking. Kadang jumlahnya sampai melebihi kapasitas, jadi kami harus menambah kandang,” ujar Hesthi. Pada hari itu saja, kata dia, sudah ada sekitar 15 kucing yang datang untuk dititipkan oleh pemiliknya. “Kami langsung menyiapkan kandang, pasir, dan kebutuhan lainnya. Biasanya dua hari sebelum Lebaran sudah penuh semua,” katanya.

Hesthi menjelaskan, shelter yang dikelolanya telah berdiri selama sekitar 10 tahun. Sementara layanan penitipan kucing mulai berjalan sekitar tujuh tahun lalu, setelah banyak orang meminta bantuan untuk menitipkan hewan peliharaan mereka saat bepergian. Meski bukan tempat layanan penginapan dan penitipan profesional untuk hewan peliharaan atau pet hotel, Hesthi mengaku, pihaknya tetap menerapkan sejumlah aturan demi menjaga kesehatan kucing yang berada di shelter.

"Kalau untuk bayaran kita tidak ada patokan karena kita bukan pet hotel, jadi suka rela pemilik kucing saja," kata Hesthi. “Akan tetapi, kucing yang dititipkan wajib sudah divaksin minimal F3 atau F4. Ini penting karena di shelter ada banyak kucing, jadi harus mencegah penularan penyakit,” jelasnya.

Tantangan dalam Penitipan Kucing

Ia mengakui, tantangan terbesar dalam penitipan kucing adalah risiko stres yang dialami hewan saat berada di lingkungan baru. “Kadang ada kucing yang stres atau panik karena berada di tempat yang berbeda dari rumahnya. Kalau itu terjadi, kami langsung melakukan penanganan dan melaporkan ke pemiliknya,” katanya. Jika diperlukan, kucing yang mengalami kondisi tersebut juga akan dibawa ke klinik untuk observasi lebih lanjut.

Hesthi pun mengimbau, para pemilik kucing untuk mempertimbangkan alternatif lain sebelum memutuskan menitipkan hewan peliharaan di shelter. “Kalau memungkinkan sebenarnya lebih baik ada orang yang menjaga di rumah, misalnya ART atau penjaga sementara. Karena kucing yang dipindahkan dari rumahnya ke tempat baru sering kali mengalami stres,” pungkasnya.

0 Komentar