
Pengalaman Unik Agasya Saat Menang Undian dalam Program Mudik Balik Bareng Honda
Agasya Chusnul, seorang remaja berusia 17 tahun asal Kabupaten Tangerang, mengalami kejutan yang tak terduga saat mengikuti program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) 2026. Dalam acara undian yang digelar pada Sabtu (14/03/2026), namanya dipanggil dari panggung dan diumumkan sebagai pemenang hadiah utama berupa sepeda motor listrik Honda Icon e.
Awalnya, Agasya hanya mengira dirinya akan ikut mudik biasa bersama orang tuanya menuju kampung halaman di Cepu, Kabupaten Blora. Namun, di tengah acara, ia justru diberi kesempatan untuk menunggu dan akhirnya mendapatkan hadiah yang membuatnya sangat kaget dan gembira.
“Saya sempat mau pulang tadi, tapi disuruh menunggu dulu. Ternyata dipanggil dan dapat hadiah. Enggak nyangka sama sekali,” ujarnya dengan senyum lebar.
Agasya mengikuti program mudik yang diselenggarakan oleh Astra Honda Motor bersama kedua orang tuanya. Keluarganya membawa dua sepeda motor, yaitu Honda Vario dan Honda Beat, sehingga memperoleh empat kupon undian. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan mudik tahun ini terasa lebih menyenangkan karena adanya berbagai fasilitas yang disediakan oleh panitia.
“Perjalanannya sangat senang. Fasilitasnya juga bagus, dari makanan sampai kebutuhan perjalanan semuanya disediakan,” katanya.
Tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi Agasya mengikuti program mudik bareng Honda. Sebelumnya, hanya orang tuanya yang mengikuti program tersebut. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar setiap tahun karena dinilai sangat membantu para pemudik.
“Semoga ke depan acara seperti ini terus diadakan karena sangat membantu masyarakat yang ingin mudik,” ujarnya.
Pengalaman Nasrul dalam Program Mudik Bareng Honda
Nasrul, seorang pemudik asal Demak yang bekerja sebagai wiraswasta di Depok, Jakarta, mengaku sudah beberapa kali mengikuti program Mudik Balik Bareng Honda. Ia menilai program tersebut memudahkan perjalanan mudik karena sepeda motor diangkut menggunakan truk, sementara pemudik diantar menggunakan bus.
“Pelayanannya nyaman, motor diangkut truk, kita naik bus. Sampai Semarang motornya sudah siap,” ujarnya.
Nasrul berangkat dari Depok sekitar pukul 06.30 WIB menuju kampung halaman di Demak bersama anaknya. Menurutnya, biaya perjalanan jauh lebih hemat dibandingkan jika menggunakan bus reguler.
“Kalau naik bus biasa bisa sekitar Rp500 ribu. Di sini sekitar Rp150 ribu sekali jalan. Saya ikut pulang-pergi jadi Rp300 ribu,” katanya.
Ia menambahkan selama perjalanan fasilitas yang diberikan cukup lengkap, mulai dari konsumsi hingga petugas yang memantau kondisi penumpang.
“Selama perjalanan nyaman. Ada konsumsi dan petugas yang memantau,” ujarnya.
Jumlah Pemudik dan Perkembangan Program Mudik Bareng Honda
Sebanyak sekitar 920 pemudik diberangkatkan dalam program Mudik Balik Bareng Honda tahun ini menggunakan 22 bus menuju dua kota tujuan, yakni Semarang dan Yogyakarta. Perwakilan CS Network Department Head Astra Honda Motor, Wisnu Wardana, mengatakan bahwa program tersebut telah berjalan sejak 2008 dan terus berkembang hingga sekarang.
Awalnya, kata dia, kegiatan mudik dilakukan dengan konvoi sepeda motor. Namun seiring waktu, konsepnya berubah demi keselamatan pemudik.
“Dulu kami konvoi motor. Sekarang motornya diangkut menggunakan truk, sementara pemudiknya naik bus agar perjalanan lebih aman,” tuturnya.
Layanan Tambahan untuk Pemudik
Manager Customer Astra Motor Jawa Tengah, Eri Kurniadi, menjelaskan bahwa program mudik ini merupakan bagian dari rangkaian layanan Honda selama Lebaran. Honda juga menyiapkan Bale Santai Honda serta AHASS Siaga+ di sejumlah titik untuk membantu pemudik di perjalanan.
“Tahun ini Bale Santai Honda ada di dua titik, yaitu di jalur Tuntang–Salatiga,” ujarnya.
Untuk arus balik, para peserta akan kembali ke Jakarta pada 28 Maret 2026. Motor mereka juga akan diangkut kembali menggunakan truk pada tanggal yang sama. Sementara titik kumpul pemudik dari Jawa Tengah berada di kantor Honda Gajah Mada, Semarang.
0 Komentar