Persiapan Karya Ida Bhatara 2026 di Pura Agung Besakih, Lihat Jadwalnya

Persiapan Karya Ida Bhatara 2026 di Pura Agung Besakih, Lihat Jadwalnya

Persiapan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Tahun 2026 Di Bali

Pemangku Pura Agung Besakih, I Gusti Mangku Jana, menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh tahun 2026 telah dimulai oleh berbagai instansi pemerintah dan komunitas adat di Bali. Hal ini mencakup keterlibatan pemerintah provinsi Bali, pemerintah kabupaten Karangasem, Perbekel Besakih, Bendesa Adat Besakih hingga para pemucuk pemangku pura.

Karya Ida Bhatara Turun Kabeh akan digelar pada hari Kamis, tanggal 2 April 2026. Dalam rangka mempersiapkan acara tersebut, telah dilakukan rapat gabungan antara pihak-pihak terkait bersama Gubernur Bali, Wayan Koster, di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Jalan Surapati No. 1 Denpasar, pada Sabtu 14 Maret 2026.

Rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan karya, terutama terkait alur pemedek dan tempat parkir. Menurut I Gusti Mangku Jana, Gubernur Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 terkait dengan pengaturan Penganyar. Surat edaran ini telah dibagikan ke setiap kabupaten/kota, termasuk bagi pemedek yang berasal dari luar Bali agar tidak terjadi kepadatan pada satu hari saat karya berlangsung.

“Kita sudah atur termasuk kantong-kantong parkir agar pemedek bisa bersembahyang dengan nyaman,” jelasnya.

Selain itu, kepadatan juga diperkirakan terjadi di sekitar pura karena umat sebelum bersembahyang ke penataran agung biasanya melakukan persembahyangan terlebih dahulu ke pedarman masing-masing.

Evaluasi Pelaksanaan Karya Tahun Lalu

Menurut I Gusti Mangku Jana, kesiapan di Pura Agung Besakih dalam melaksanakan Karya Tahun 2026 ini sudah dipersiapkan secara maksimal dengan mengevaluasi pelaksanaan Karya Tahun lalu. Dinas-dinas terkait dan pihak-pihak lainnya juga telah siap dan mendukung pelaksanaan Karya.

Nantinya akan digelar rapat khusus membahas rute pemedek di Pedarman Pasek, yang biasanya jumlahnya cukup banyak dibandingkan pedarman yang lain. Evaluasi Karya Ida Batara Turun Kabeh pada tahun lalu masih fokus pada pengaturan kendaraan pemedek.

I Gusti Mangku Jana berharap agar Karya Ida Batara Turun Kabeh dapat berlangsung dengan baik. Ia juga mengimbau kepada pemedek yang datang agar tetap menjaga kebersihan.

Prosesi Karya Ida Bhatara Turun Kabeh

Bendesa Adat Besakih, Mangku Widiarta, menjelaskan bahwa prosesi Karya Ida Bhatara Turun Kabeh dimulai dari Netegang pada tanggal 7 Maret 2026, dan prosesi tersebut sudah berjalan lancar. Selanjutnya, akan difokuskan pada pelaksanaan kegiatan Tawur Tabuh Gentuh yang puncaknya pada tanggal 18 Maret 2026 dengan progres pembangunan sudah mencapai 80 persen.

“Untuk Karya Ida Bhatara Turun Kabeh pada tanggal 30 Maret 2026 Nedungang Ida Batara serentak pada pukul 14.00 siang lalu dilakukan Melasti Ida Batara ke Tegal suci pada tanggal 31 Maret 2026, kira-kira Ida Batara sudah memargi pada pukul 09.00 pagi,” kata Mangku Widiarta.

Sementara untuk puncak Karya pada 2 April 2026, prosesi pengerjaan baik itu upakara bangunan dan yang lainnya hampir rampung 50 persen. Ida Bhatara akan nyejer selama 21 hari lalu pada tanggal 23 April 2026 dilakukan proses Nyinab Ida Batara.

Larangan Penggunaan Plastik

Penggunaan plastik hingga kini masih dilarang. Jika sampai ada umat yang datang ke Besakih memakai pembungkus plastik nanti akan dibuka dan diberikan pengganti di depan di basement Candi Bentar Manik Mas.

“Nantinya penjagaan akan dilakukan oleh Bakamda dan juga pecalang kami agar plastik tidak sampai ke pura. Nanti sudah ada di surat edaran nanti kami juga akan memberikan surat imbauan terkait larangan-larangan saat melakukan persembahyangan di Pura Agung Besakih,” pungkasnya.

Diharapkan pemedek yang datang bersembahyang pada Karya Ida Bhatara Turun Kabeh 2026 bertambah jumlahnya.


0 Komentar