
PTP Nonpetikemas Pastikan Operasional Pelabuhan Tetap Lancar Selama Ramadan dan Lebaran
PTP Nonpetikemas, sebagai operator terminal nonpetikemas di Indonesia, terus berkomitmen untuk memastikan seluruh aktivitas kepelabuhanan berjalan optimal 24/7 selama periode Ramadan hingga Lebaran. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kelancaran arus barang serta mendukung kesinambungan rantai logistik nasional.
Perusahaan ini telah beroperasi di 11 cabang pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia, antara lain Pelabuhan Tanjung Priok, Banten, Cirebon, Panjang, Bengkulu, Palembang, Jambi, Teluk Bayur, Tanjung Pandan, Pangkal Balam, serta Pontianak. Dengan adanya jaringan yang luas, PTP Nonpetikemas memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik nasional, khususnya dalam layanan bongkar muat kargo curah cair, curah kering, dan general cargo.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S., menegaskan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhanan tetap berjalan normal selama periode Ramadan hingga Lebaran. Ia menyatakan bahwa operasional bongkar muat kapal tetap berlangsung untuk menjaga kelancaran arus barang serta memastikan distribusi logistik nasional tetap terjaga.
Untuk mendukung kelancaran operasional, PTP Nonpetikemas telah menyiapkan sumber daya manusia, peralatan operasional, serta sistem pendukung layanan di seluruh cabang yang beroperasi di 11 pelabuhan di Indonesia. Seluruh kegiatan operasional pelabuhan didukung dengan sistem kerja 24 jam setiap hari guna memastikan kegiatan bongkar muat, receiving, dan delivery berjalan aman, lancar, serta sesuai standar pelayanan yang berlaku.
Pada periode Lebaran, aktivitas distribusi logistik diperkirakan mengalami peningkatan, terutama menjelang masa pengaturan lalu lintas angkutan barang serta setelah berakhirnya arus balik Lebaran. Dalam hal ini, PTP Nonpetikemas juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk otoritas pelabuhan, aparat keamanan, serta mitra kerja guna mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas operasional di lapangan.
Peran Cabang Banten dan Panjang dalam Mendukung Distribusi Logistik
PTP Nonpetikemas Cabang Banten dan Cabang Panjang juga turut berperan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan distribusi logistik selama periode Lebaran. Di Cabang Banten yang beroperasi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, fasilitas pelabuhan kembali dioperasikan sebagai jalur alternatif penyeberangan sepeda motor dan truk logistik menuju Sumatra sejak 11 Maret 2026.
Dukungan infrastruktur berupa tiga dermaga kapal Ro-Ro serta area penyangga kendaraan disiapkan untuk membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak sekaligus memastikan mobilitas kendaraan dan distribusi logistik tetap berjalan lancar. Sementara itu, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang di Lampung juga berperan sebagai simpul penting dalam mendukung kelancaran arus logistik menuju wilayah Sumatra.
Pelabuhan Panjang disiapkan sebagai jalur alternatif penerimaan pemudik sepeda motor dari Jakarta serta tetap menjalankan fungsi utamanya dalam melayani distribusi berbagai komoditas strategis. Dengan dukungan dermaga, lapangan penumpukan, serta fasilitas operasional yang beroperasi 24 jam, cabang ini turut memastikan kelancaran arus barang sekaligus mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Kebijakan Pembatasan Operasional Angkutan Barang
Merujuk pada Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor AJ.201/2/5/DJPD/2026, pembatasan operasional angkutan barang akan diberlakukan pada 13–29 Maret 2026. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan prioritas pada distribusi logistik penting seperti bahan bakar minyak atau gas, hewan ternak, pupuk, bantuan korban bencana alam, serta bahan pokok lainnya.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa perusahaan juga menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan terhadap prosedur operasional sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan pelayanan. “Kelancaran operasional pelabuhan tidak dapat dicapai tanpa koordinasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar pengaturan lalu lintas dan aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan optimal selama periode Lebaran,” ujar Fiona.
Melalui berbagai langkah tersebut, PTP Nonpetikemas berharap dapat terus memberikan layanan terbaik serta menjadi mitra terpercaya bagi para pengguna jasa dalam mendukung kelancaran distribusi logistik nasional.
0 Komentar