Rahasia Keutamaan Sholat Tarawih Malam Ke-26 Ramadan yang Tidak Banyak Diketahui

Rahasia Keutamaan Sholat Tarawih Malam Ke-26 Ramadan yang Tidak Banyak Diketahui

Hari Ke-25 Puasa Ramadhan 1447 H dan Pentingnya Sholat Tarawih Malam ke-26

Pada hari Minggu, 15 Maret 2026, umat Muslim memasuki hari ke-25 puasa Ramadhan 1447 H. Dengan demikian, malam harinya menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat tarawih malam ke-26. Sholat ini merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, baik dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan dan pahala besar yang bisa diperoleh.

Momen sholat tarawih pada malam ke-26 Ramadhan menjadi kesempatan penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Karena hanya tersisa beberapa malam lagi sebelum bulan suci ini berakhir, setiap langkah dalam sholat tarawih memiliki makna yang mendalam dan bermakna.

Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-26

Setiap malam dalam Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri. Salah satu keutamaan sholat tarawih dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa melakukan Qiyam Ramadhan (sholat sunnah di malam hari pada Bulan Ramadhan) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, terdapat keistimewaan khusus bagi mereka yang menunaikan sholat tarawih di malam ke-26. Menurut kitab Durrotun Nasihin, fadhilah atau keutamaan sholat tarawih pada malam ke-26 adalah:

“Pada malam kedua puluh enam, Allah akan meningkatkan pahalanya selama empat puluh tahun.”

Ini menunjukkan betapa istimewanya momen tersebut, dan semakin kuat alasan untuk menjalankannya dengan penuh ketekunan dan kekhusyukan.

Tata Cara Sholat Tarawih

Secara umum, tata cara sholat tarawih mirip dengan sholat sunnah lainnya. Setiap sesi sholat terdiri dari kelipatan 2 rakaat. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Mengucapkan niat shalat Tarawih sesuai posisinya sebagai imam atau makmum.
  2. Niat di dalam hati.
  3. Ketika takbiratul ihram mengucap takbir.
  4. Saat takbiratul ihram membaca Surat Al-Fatihah.
  5. Kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an.
  6. Rukuk.
  7. I’tidaal.
  8. Sujud pertama.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua.
  11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
  12. Bangkit dari duduk.
  13. Mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
  14. Salam pada rakaat kedua (Jika mengikuti pendapat dua rakaat-dua rakaat), lanjut sampai rakaat keempat baru salam (Jika mengikuti pendapat empat rakaat-empat rakaat).

Setelah selesai melakukan sholat tarawih, dapat ditutup dengan sholat witir.

Niat Sholat Tarawih

Berikut beberapa niat sholat tarawih yang bisa dibaca:

  • Niat Sholat Tarawih berjamaah:

    اُصَÙ„ِّÙ‰ سُÙ†َّØ©َ التَّرَاوِÙŠْØ­ِ رَÙƒْعَتَÙŠْÙ†ِ Ù…ُسْتَÙ‚ْبِÙ„َ الْÙ‚ِبْÙ„َØ©ِ Ù…َØ£ْÙ…ُÙˆْÙ…ًا ِللهِ تَعَالَÙ‰
    Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

  • Doa niat Sholat Tarawih sendiri:

    اُصَÙ„ِّÙ‰ سُÙ†َّØ©َ التَّرَاوِÙŠْØ­ِ رَÙƒْعَتَÙŠْÙ†ِ Ù…ُسْتَÙ‚ْبِÙ„َ الْÙ‚ِبْÙ„َØ©ِ ِللهِ تَعَالَÙ‰
    Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’la.

  • Doa niat salat Tarawih sebagai Imam:

    اُصَÙ„ِّÙ‰ سُÙ†َّØ©َ التَّرَاوِÙŠْØ­ِ رَÙƒْعَتَÙŠْÙ†ِ Ù…ُسْتَÙ‚ْبِÙ„َ الْÙ‚ِبْÙ„َØ©ِ Ø¥ِÙ…َامًا ِللهِ تَعَالَÙ‰
    Artinya: Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’la.

Dengan memahami tata cara dan niat sholat tarawih, serta menyadari keutamaan yang besar dalam pelaksanaannya, umat Muslim dapat lebih memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Pada malam ke-26 Ramadhan, setiap langkah dalam sholat tarawih menjadi wujud pengabdian yang penuh makna dan harapan akan ampunan serta pahala yang berlipat ganda.

0 Komentar