Sekda DIY Pastikan Kesiapan Matang Embarkasi YIA, Janjikan Pelayanan Terbaik untuk Jemaah Haji

Sejarah Baru dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Pada tahun 2026, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan sejarah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji. Untuk pertama kalinya, Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo resmi beroperasi sebagai embarkasi haji tanpa asrama perdana di Indonesia. Hal ini juga ditetapkan sebagai proyek percontohan nasional.

Pelantikan dan Komitmen Pemerintah

Pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi YIA Tahun 2026 dilakukan secara daring oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, pada Jumat (17/4/2026). Dalam sambutannya, Irfan Yusuf menekankan pentingnya kelancaran dan keberhasilan operasional embarkasi model baru ini. Ia berharap DIY dapat menjalankan embarkasi pertamanya tahun ini. Jika memang bagus dan lancar, tentu akan membuka kesempatan daerah lain untuk menjadi embarkasi tanpa asrama di tahun-tahun selanjutnya.

Kesiapan Penuh dari Pemda DIY

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, memastikan kesiapan penuh pemerintah daerah (Pemda). Ia menegaskan bahwa pelayanan prima akan diberikan kepada seluruh jemaah haji yang berangkat maupun pulang melalui Embarkasi YIA. Ia menyebut momentum ini sebagai kebanggaan bagi wilayahnya. Ia juga mengingatkan para PPIH bahwa menjadi petugas haji adalah tugas mulia untuk mendampingi para tamu Allah di Tanah Suci.

Fokus pada Kesehatan Jemaah

Fokus utama pelayanan tahun ini ditekankan pada penjagaan kondisi kesehatan jemaah agar senantiasa prima. Mengusung slogan "Berangkat Sehat, Pulang Sehat", komitmen ini menuntut kesiapan fisik dan mental yang paripurna dari para petugas di lapangan. Made menegaskan bahwa petugas yang sehat akan mampu memberikan pelayanan yang optimal, sigap, dan penuh empati kepada para jemaah.

Penambahan Kuota Jemaah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa, merinci rincian jumlah jemaah yang akan diberangkatkan. Pada tahun ini, DIY memperoleh tambahan kuota sebanyak 601 jemaah, sehingga total kuota meningkat dari 3.147 menjadi 3.748 jemaah. Secara keseluruhan, total warga yang akan diterbangkan dari DIY mencapai 3.830 orang, yang di dalamnya termasuk dukungan 62 petugas kloter dari unsur PPIH dan Petugas Haji Daerah.

Fasilitas Embarkasi Berbasis Hotel

Fasilitas embarkasi yang tidak lagi menggunakan asrama konvensional ini diyakini akan memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah sebelum menempuh penerbangan panjang. Jemaah haji DIY tahun ini terbagi dalam 11 kelompok terbang (kloter). Dengan fasilitas embarkasi berbasis hotel, jemaah dapat beristirahat dengan lebih baik sebelum terbang ke Arab Saudi. Ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan haji secara keseluruhan.

Keunikan Embarkasi Kulon Progo

Keunikan Embarkasi Kulon Progo terletak pada penggunaan fasilitas Hotel Ibis (bintang 3) dan Hotel Novotel (bintang 4). Jauhar menegaskan bahwa penggunaan hotel bukan sekadar memberikan kemewahan, melainkan bentuk simulasi nyata bagi jemaah. Karena ini memang embarkasi ini beda dengan embarkasi yang lain. Nantinya untuk akomodasi hotel, kemudian konsumsi juga include paket full board yang memang ini menjadi paketnya dari hotel.

Cakupan Wilayah dan Sterilisasi Fasilitas

Secara operasional, embarkasi ini akan melayani 9.320 jemaah yang terbagi ke dalam 26 kelompok terbang (kloter). Selain melayani seluruh wilayah DIY, fasilitas ini juga menjadi titik keberangkatan utama bagi jemaah dari eks-Karesidenan Kedu di Jawa Tengah. Untuk menjamin standar pelayanan haji, manajemen hotel telah menyetujui protokol sterilisasi. Hotel Ibis akan dikosongkan sepenuhnya dari tamu umum selama musim haji guna menjaga privasi dan keamanan jemaah.

Persiapan Protokol Minus Lima Jam

Proses keberangkatan akan dimulai pada tanggal 21 April mendatang dengan standar protokol minus lima jam (H-5) sebelum penerbangan. Artinya, jemaah yang dijadwalkan terbang pukul 06.30 WIB sudah harus memulai prosesi pemberangkatan dari hotel menuju terminal keberangkatan YIA sejak pukul 01.00 dini hari.

0 Komentar