Tarif Murah, KSPN Jadi Pilihan Utama Backpacker ke Sembalun

Tarif Murah, KSPN Jadi Pilihan Utama Backpacker ke Sembalun

Angkutan KSPN: Solusi Transportasi yang Menarik Minat Wisatawan

Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menjadi pilihan utama bagi para wisatawan, terutama para backpacker yang ingin menuju Sembalun dan Gunung Rinjani. Dengan tarif yang sangat terjangkau, layanan ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga lokal, tetapi juga menjadi solusi transportasi yang diminati oleh banyak pelancong.

Pengalaman Wisatawan dengan Angkutan KSPN

Dedy Hartanto, seorang wisatawan asal Mataram, berbagi pengalamannya saat menggunakan rute Terminal Mandalika-Senggigi-Bangsal-Sembalun. Ia mengaku bahwa perjalanan menuju kaki Gunung Rinjani kini terasa lebih efisien dan menyenangkan.

"Bayangkan, dengan harga tiket Rp26.000, tidak lebih dari harga segelas kopi, kita sudah bisa sampai Sembalun dengan adem dan fasilitas nyaman," ujar Dedy pada Sabtu (18/4/2026).

Ia menilai layanan ini sangat membantu karena titik jemput di Terminal Mandalika sangat teratur. Dedy juga menyebutkan bahwa driver angkutan KSPN ramah dan tepat waktu, yang membuatnya merasa nyaman selama perjalanan.

"Program ini bagus karena tidak langsung ke satu titik saja, kita bisa mampir atau turun di Senggigi atau Bangsal dulu kalau mau," tambahnya.

Harapan untuk Keberlanjutan Program

Meskipun layanan ini berjalan dengan baik, Dedy menyampaikan kekhawatiran tentang keberlanjutan program. Ia berharap kontrak layanan ini terus diperpanjang oleh dinas terkait dan tidak berhenti di tengah jalan hanya karena alasan operasional.

"Harapannya saya program ini tetap berlanjut terus, jangan sampai diputus kalau nanti dirasa sepi. Karena ini sangat membantu, bukan cuma buat orang luar, tapi warga Kota Mataram dan NTB secara umum," ucapnya.

Tanggapan dari Wisatawan Lain

Sulistyo, seorang wisatawan asal Surabaya, juga memberikan apresiasi terhadap program transportasi dari pemerintah daerah ini. Datang jauh-jauh dari Jawa Timur bersama empat rekannya, ia sempat merasa bingung setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok.

"Awalnya kami mau menggunakan angkutan lain, tapi untung dapat informasi ada angkutan KSPN ke Sembalun. Alhamdulillah kami dapat meski menunggu beberapa jam," kata Sulistyo.

Bagi Sulistyo, keamanan dan kenyamanan yang ditawarkan angkutan KSPN menjadi nilai tambah, terutama bagi wisatawan yang memiliki bujet terbatas namun tetap menginginkan pelayanan prima.

"Kami sebagai backpacker sangat terbantu. Selain aman dan nyaman, ini sangat ekonomis. Artinya kita tidak usah merogoh kantong dalam-dalam, cukup dengan tarif sekitar Rp20.700 per orang," pungkasnya.

Tantangan dalam Operasional

Hingga berita ini diturunkan, calon penumpang angkutan KSPN trayek BIZAM–Pancor–Sembalun masih harus menunggu di luar area terminal BIZAM. Hal ini terjadi karena belum adanya pangkalan khusus bagi armada tersebut, yang saat ini masih dalam proses koordinasi dengan pihak otoritas bandara.

Namun, kehadiran angkutan KSPN ini diharapkan mampu terus menggerakkan roda ekonomi pariwisata di Lombok. Layanan ini berupaya menghubungkan pintu-pintu masuk utama seperti bandara dan pelabuhan langsung ke destinasi unggulan seperti Sembalun tanpa perlu banyak transit yang menguras biaya.


0 Komentar