Warga Sangihe Keluhkan Kekurangan Tuna, Diduga Akibat Ekspor ke Filipina

Warga Sangihe Keluhkan Kekurangan Tuna, Diduga Akibat Ekspor ke Filipina

Aktivitas Pengiriman Ikan Tuna ke Filipina Kembali Diperhatikan

Aktivitas pengiriman ikan tuna dari Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, kembali menjadi perhatian masyarakat setelah sebuah perahu nelayan berkapasitas 2 Gross Ton (GT) dilaporkan membawa sekitar 1.300 kilogram ikan tuna dari Tahuna menuju wilayah Filipina. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (18/4/2026), dan menunjukkan adanya aktivitas ekspor yang tidak biasa.

Menurut laporan Tribunmanado, ikan tuna tersebut dibeli langsung oleh seseorang dengan inisial FM, yang tinggal di Kelurahan Tidore. Ikan-ikan ini kemudian disimpan di sebuah kompleks di Jalan Boulevard, Kelurahan Tidore, tepat di sebelah Pelabuhan Tahuna. Harga pembelian ikan tuna mencapai sekitar Rp46.000 per kilogram. Setelah jumlah ikan mencapai kuota, pihak terkait disebut akan menghubungi pihak berinisial J.P. untuk membeli ikan dan diduga membawanya ke Filipina.

Setelah tiba di Filipina, ikan tuna tersebut dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Di sana, harga jual ikan tuna mencapai 300 peso atau sekitar Rp86.000 per kilogram. Hal ini menunjukkan adanya potensi keuntungan besar dari aktivitas ekspor ini.

Perahu yang digunakan dalam pengiriman ikan tuna ini berangkat dari Pelabuhan Petta, Kecamatan Tabukan Utara, dengan waktu tempuh sekitar 27 jam sebelum akhirnya tiba di Balut, Filipina. Setibanya di sana, muatan ikan terlebih dahulu dilaporkan sebagai barang impor sebelum dibawa ke General Santos (Gensen), yang dikenal sebagai salah satu pusat pelelangan ikan di kawasan tersebut.

“Perahu ini berangkat dari Pelabuhan Petta dengan membawa sekitar 1.300 kilogram ikan. Di Tahuna harganya Rp46.000 per kilogram, tapi di Filipina bisa mencapai 300 peso atau sekitar Rp86.000,” ujar J.P. Ia juga menambahkan, “Setelah tiba di Balut, barang dilaporkan sebagai impor, kemudian dibawa ke General Santos atau Gensen untuk dijual di tempat pelelangan ikan.”

Selain itu, rencana keberangkatan berikutnya disebut dijadwalkan pada Senin, dengan waktu yang masih menyesuaikan proses pemuatan ikan. “Rencana berangkat hari Senin, bisa sekitar jam 16.00 sore atau jam 22.00 malam, tergantung kapan selesai muat ikan,” tambahnya.

Di sisi lain, kondisi ini mulai dikeluhkan warga setempat. Sejumlah masyarakat di Tahuna mengaku kesulitan mendapatkan ikan tuna dalam beberapa waktu terakhir. Ketersediaan ikan di pasar dinilai berkurang, sementara harga cenderung meningkat. “Sekarang sudah mulai susah dapat tuna. Kalau pun ada, harganya lebih mahal dari biasanya. Diduga karena banyak yang dijual keluar,” ujar salah seorang warga.

Warga menduga berkurangnya pasokan ikan tuna di Sangihe berkaitan dengan aktivitas pengiriman ke Filipina yang menawarkan harga lebih tinggi, sehingga nelayan lebih memilih menjual hasil tangkapannya ke pihak pengepul untuk diekspor. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan ikan di pasar lokal dan dampak ekonomi terhadap nelayan setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait legalitas pengiriman ikan lintas negara tersebut maupun mekanisme ekspor yang dilakukan. Aparat diharapkan dapat menelusuri lebih lanjut dugaan aktivitas ini guna memastikan tidak terjadi pelanggaran aturan perdagangan maupun perikanan lintas batas.

Rincian Pengiriman Ikan Tuna ke Filipina

  • Jumlah ikan: Sekitar 1.300 kilogram
  • Kapasitas perahu: 2 Gross Ton (GT)
  • Harga di Tahuna: Rp46.000 per kilogram
  • Harga di Filipina: 300 peso atau sekitar Rp86.000 per kilogram
  • Lokasi keberangkatan: Pelabuhan Petta, Kecamatan Tabukan Utara
  • Waktu tempuh: Sekitar 27 jam
  • Tujuan akhir: General Santos (Gensen), Filipina

Dampak Terhadap Masyarakat Lokal

  • Kesulitan mendapatkan ikan tuna
  • Harga ikan meningkat
  • Dugaan pasokan ikan berkurang karena ekspor

Rencana Keberangkatan Berikutnya

  • Tanggal: Senin
  • Waktu: Jam 16.00 sore atau jam 22.00 malam
  • Tergantung: Proses pemuatan ikan


0 Komentar