
Jasa Marga, melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada H-1 libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Rabu (13/5/2026). Peningkatan arus kendaraan terjadi pada jalur menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Merak, Puncak Bogor, hingga wilayah Bandung dan Rancaekek.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan layanan operasional guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.
“Jasamarga Metropolitan Tollroad berkomitmen mendukung kelancaran masyarakat dalam menjalankan kegiatan peribadatan dan menikmati momen libur panjang bersama keluarga maupun kerabat,” ujar Widiyatmiko dalam keterangannya.
Arus Kendaraan Keluar Jabodetabek Naik 8,37 Persen
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan Puncak Bogor mencapai 176.353 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 8,37 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 162.725 kendaraan.
Kenaikan volume kendaraan terdistribusi melalui sejumlah gerbang tol utama, antara lain:
-
GT Cengkareng
Volume kendaraan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Gerbang Tol Cengkareng tercatat sebanyak 82.257 kendaraan atau naik 0,82 persen dibanding kondisi normal sebanyak 81.585 kendaraan. -
GT Cikupa
Sementara itu, arus kendaraan menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa mencapai 52.298 kendaraan. Angka tersebut meningkat 9,30 persen dibanding volume normal sebanyak 47.847 kendaraan. -
GT Ciawi 1
Peningkatan signifikan terjadi di Gerbang Tol Ciawi 1 arah Puncak Bogor. Sebanyak 41.798 kendaraan tercatat melintas atau naik 25,55 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 33.293 kendaraan.
Volume Kendaraan Menuju Bandung dan Rancaekek Ikut Meningkat
Di wilayah Jawa Barat, peningkatan lalu lintas juga terjadi pada jalur menuju Bandung dan Rancaekek. Total kendaraan yang melintas menuju wilayah tersebut tercatat sebanyak 76.556 kendaraan atau meningkat 15,41 persen dibanding kondisi normal sebanyak 66.336 kendaraan.
Adapun volume kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta mencapai 62.848 kendaraan atau naik 9,30 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 57.499 kendaraan.
Beberapa gerbang tol utama yang mengalami peningkatan antara lain:
-
GT Cileunyi
Pada Gerbang Tol Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, sebanyak 38.804 kendaraan menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya. Jumlah tersebut meningkat 19,28 persen dibanding volume normal sebanyak 32.533 kendaraan. Sementara kendaraan yang menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 31.276 kendaraan atau naik 8,85 persen dibanding kondisi normal sebanyak 28.734 kendaraan. -
GT Pasteur
Volume kendaraan menuju Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur tercatat sebanyak 37.752 kendaraan atau meningkat 11,68 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 33.803 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur mencapai 31.572 kendaraan atau naik 9,76 persen dibanding volume normal sebanyak 28.765 kendaraan.
Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Antisipasi Kepadatan
Widiyatmiko mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan, terutama pada jam-jam puncak selama libur panjang. Selain itu, pengguna jalan tol diminta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik agar transaksi di gerbang tol berjalan lancar. Pengguna jalan diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat melakukan tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.
0 Komentar