Pemkab Bangka Selatan Siapkan Strategi Baru Kelola Wahana Himpang Lima Habang

Pemkab Bangka Selatan Siapkan Strategi Baru Kelola Wahana Himpang Lima Habang

Strategi Baru Pengelolaan Wahana Hiburan di Himpang Lima Habang

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, tengah menyusun strategi baru dalam pengelolaan wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide yang berada di kawasan Himpang Lima Habang. Dalam beberapa tahun terakhir, pengelolaan kedua wahana tersebut dilakukan melalui sistem penunjukan langsung. Namun, kini pihak pemerintah berencana untuk mengubah mekanisme pengelolaan menjadi lebih transparan dengan melakukan lelang secara terbuka.

Langkah ini diambil agar pengelolaan wahana dapat lebih profesional dan memberikan peluang bagi masyarakat maupun pihak swasta yang ingin berpartisipasi. Pemerintah juga berupaya menjaga keseimbangan antara pelayanan publik, pendapatan daerah, dan keuntungan pengelola.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) Kabupaten Bangka Selatan, Evi Sastra, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penilaian besaran nilai sewa wahana permainan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang. Setelah proses penilaian selesai, pemerintah akan membuka proses lelang pengelolaan wahana secara terbuka kepada masyarakat maupun pihak swasta yang berminat.

Perubahan Mekanisme Pengelolaan

Sejak diresmikan pada awal tahun 2025 lalu, pengelolaan wahana permainan di Himpang Lima Habang masih menggunakan sistem penunjukan langsung melalui kerja sama pemerintah dengan pihak swasta dalam bentuk kemitraan swasta dan pemerintah (KSP). Skema ini diterapkan karena pemerintah daerah ingin memastikan operasional wahana dapat berjalan cepat setelah pembangunan selesai dilakukan. Namun, ke depan, pola pengelolaan akan diubah melalui mekanisme lelang berkala agar lebih kompetitif dan terbuka.

Mulai tahun ini dan untuk beberapa tahun ke depan, mekanisme lelang akan dilakukan setiap tiga tahun sekali. Adapun nilai sewa pengelolaan wahana permainan pada tahun 2025 mencapai lebih dari Rp700 juta. Nilai tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan baru terkait besaran sewa ke depan.

Pertimbangan Utama dalam Pengelolaan

Pemerintah saat ini tengah mengkaji sejumlah aspek agar keberadaan wahana permainan tidak hanya memberikan pemasukan bagi daerah, tetapi juga tetap dapat dinikmati masyarakat dengan harga terjangkau. Menurut Evi Sastra, terdapat tiga pertimbangan utama yang sedang dikaji pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan pengelolaan wahana permainan tersebut.

Pertama, fasilitas publik yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah harus benar-benar bisa dinikmati masyarakat luas. Artinya, masyarakat harus menikmati fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah. Kedua, pemerintah daerah tetap harus memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) dari pembangunan yang telah dilakukan. Ketiga, pihak pengelola juga tidak boleh mengalami kerugian agar operasional wahana dapat berjalan berkelanjutan.

Namun hingga kini belum dapat memastikan besaran nilai sewa terbaru karena masih dalam tahap penilaian dan verifikasi oleh KPKNL Pangkalpinang. Hasil penilaian tersebut nantinya akan menjadi dasar penetapan harga sewa sekaligus menentukan mekanisme pengelolaan wahana permainan di Simpang Lima.

Target Pengoperasian Kembali Wahana

Pemerintah berharap proses tersebut dapat segera rampung agar operasional wahana tetap berjalan dan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata daerah. Meski begitu, Evi Sastra menargetkan pengoperasian kembali wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide di Himpang Lima Habang dapat berlangsung pada awal Juni 2026.

Persiapan dilakukan setelah penyelesaian administrasi dan skema pengelolaan oleh pihak ketiga. Wahana ini diharapkan kembali menjadi daya tarik wisata sekaligus ruang rekreasi masyarakat. Pengoperasian kembali juga diarahkan untuk mendorong geliat ekonomi lokal menjelang momentum libur sekolah.

“Kami menargetkan untuk wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide bisa kembali beroperasi pada awal Juni 2026,” kata Evi Sastra.

0 Komentar