4 Fakta Menarik Leif Erikson, Penjelajah Amerika Sebelum Columbus

Asal Usul Leif Erikson


Leif Erikson adalah seorang penjelajah dari bangsa Nordik/Viking yang diperkirakan hidup sekitar tahun 970 hingga 1020 Masehi. Awalnya, ia tinggal di Islandia, namun karena konflik dengan pemukim lain, ia dan keluarganya memutuskan untuk berlayar ke barat menuju tanah baru yang kini dikenal sebagai Greenland (sebagian dari wilayah Denmark).

Di Islandia, Leif dibesarkan di Brattahlid, sebuah pemukiman di bagian timur Greenland. Saat masih kecil, ia sangat akrab dengan pelayan keluarga tepercaya bernama Tyrker. Bahkan, Leif menganggap Tyrker sebagai ayah angkatnya.

Leif Erikson Menemukan Benua Amerika Sebelum Christopher Columbus


Menurut catatan dalam Saga Vinland, ada dua versi tentang bagaimana Leif Erikson menemukan Amerika Utara. Pertama, cerita menyebutkan bahwa saat Leif sedang berlayar dari Norwegia untuk kembali ke Greenland, ia terombang-ambing oleh badai dan mendarat di pantai sebuah pulau yang asing. Di sana, ia menemukan gandum liar dan tanaman yang berlokasi di Amerika Utara.

Kedua, cerita menyebutkan bahwa seorang pedagang bernama Bjarni Herjolfsoon pernah melihat sebuah pulau asing tapi tidak mendarat. Leif kemudian membeli kapal Bjarni 15 tahun setelahnya dan mengumpulkan 35 orang untuk menjelajahi tempat baru tersebut.

Mereka menemukan tiga wilayah daratan yang berbeda: Heuland (tanah baru datar), Markland (tanah hutan), dan Vinland (negeri anggur). Ketiga wilayah ini kini dikenal sebagai bagian dari Kanada. Di Vinland, Leif dan kawan-kawannya membangun pemukiman kecil bernama Leifsbudir. Nama Vinland berasal dari temuan anggur liar oleh Tyrker, yang membuat Leif dan kru membawa banyak anggur dan kayu kembali ke Greenland.

Berdasarkan situs L'Anse aux Meadows yang ditemukan, para ilmuwan menggunakan penanggalan karbon dan analisis lingkaran pohon untuk menentukan bahwa orang-orang Viking berada di Amerika Utara sekitar tahun 1021. Mereka yakin bahwa situs ini adalah markas Leif Erikson.

Warisan Leif Erikson dan Muncul di Dunia Hiburan Modern


Di Amerika Serikat, Hari Leif Erikson diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Perayaan ini sangat spesial bagi orang Eropa dan keturunan mereka di Benua Amerika karena menunjukkan bahwa sudah ada orang Eropa yang berani menyebrangi Samudra Atlantik jauh sebelum Christopher Columbus. Menjelajahi Atlantik pada masa itu dianggap tabu dan berbahaya.

Di Reykjavik, Islandia, patung Leif Erikson berdiri di depan gereja Hallgrimskirkja. Di Amerika Serikat, patungnya tersebar di Boston, Milwaukee, Chicago, Seattle, dan Minnesota. Di Kanada, patungnya berada di Newfoundland dan Labrador. Di Norwegia, patungnya terpampang di kota Trondheim.

Leif Erikson juga muncul dalam berbagai serial hiburan. Dalam manga dan anime Jepang Vinland Saga, ia menjadi karakter utama. Selain itu, ia juga hadir dalam serial drama sejarah Vikings: Valhalla.

Leif Erikson Memeluk Agama Kristen


Saat masih muda, Leif Erikson hidup di Norwegia dan mengabdi kepada Raja Olaf Tryggvason, yang memengaruhi kepercayaannya. Ia mengubah agama lamanya, paganisme, menjadi Kristen.

Saat kembali ke Greenland, Leif memperkenalkan Kristen kepada masyarakat sekitar. Ibunya, Thjodhild, yang telah masuk Kristen, membangun gereja pertama di Greenland.

Meskipun Leif Erikson berhasil menemukan Kanada, ia tidak tinggal permanen di sana karena konflik dengan penduduk asli Vinland. Leif Erikson diperkirakan meninggal antara tahun 1018 dan 1020. Ulasan lengkap tentang tokoh legendaris Viking ini telah selesai.

0 Komentar