
Banjarbaru Raih Juara Umum di Kejuaraan Sepatu Roda Wali Kota Cup 2026
Kota Banjarbaru berhasil meraih juara umum dalam ajang Kejuaraan Sepatu Roda Wali Kota Cup 2026. Hasil ini diraih setelah dua hari pelaksanaan kejuaraan yang berlangsung pada 27-28 Juni 2026 di halaman GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.
Dari total 123 atlet yang mengikuti kejuaraan, Perserosi Banjarbaru mampu meraih sebanyak 17 medali. Rincian medali yang diraih adalah 8 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga sepatu roda di kota tersebut telah berkembang secara signifikan.
Salah satu atlet muda yang mencuri perhatian adalah Muhammad Nujhan, siswa kelas 3 SDN 5 Guntung Manggis Banjarbaru. Ia baru pertama kali tampil di ajang kejuaraan dan berhasil meraih tiga medali. Di kelas speed 300 meter KUA, Nujhan berhasil meraih medali emas. Sementara itu, ia juga meraih medali perunggu di kelas speed 500 meter dan fish slalom.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan satu emas dan dua perunggu padahal ini pertama kalinya ikut,” ucap Nujhan yang tergabung di klub Soul Sk8er Banjarbaru.
Di kelas Speed Slalom, Esam yang turun di kategori umum berhasil meraih medali perunggu untuk kota Banjarbaru. Lelaki kelahiran Arab ini yang juga tergabung di Soul Sk8er bersyukur bisa mempersembahkan medali. Selain itu, Rara dari klub Soul Sk8er juga berhasil meraih medali di kelas KU B Speed 500 meter putri.
Ketua Soul Sk8er, Eko Wahyu cukup puas dengan hasil yang diraih oleh anak didiknya. Sebanyak 10 orang atlet sepatu roda dari klub Soul Sk8er Banjarbaru diturunkan di ajang Wali Kota Cup Banjarmasin 2026. Meskipun sebagian besar dari mereka baru pertama kali bertanding, mereka mampu menyumbangkan medali bagi kota Banjarbaru.
Muhammad Rizqi Zamzam selaku Humas Soul Sk8er mengatakan bahwa menang kalah biasa dalam pertandingan. Namun, ternyata mereka mampu menyumbangkan emas untuk kota Banjarbaru.
Pada ajang kali ini, Banjarmasin berada di peringkat kedua dan kabupaten Banjar di peringkat ketiga. Pelatih Perserosi Tabalong, Fikri Ade Putra mengaku bangga dengan hasil yang dicapai oleh atletnya. “Kami sangat bersyukur, walaupun perdana ikut kejuaraan provinsi mereka mampu raih juara,” ucap Fikri.
Afiqo Rayyan, salah satu atlet Tabalong, berhasil meraih dua gelar. Ia meraih juara 1 pada kategori kelompok umur B sprint 50M putra dan juara 3 pada sprint 500M putra. “Kami berharap raihan ini dapat memacu semangat latihan para atlet usia dini dan kembali berprestasi. Mudah-mudahan makin intens dan serius latihannya,” kata Fikri.
Ketua Perserosi Banjarmasin Husaini menjelaskan bahwa Kejuaraan Wali Kota Cup Sepatu Roda 2026 diikuti oleh 123 atlet dari 10 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan. Total hadiah yang disediakan adalah sebesar Rp20 juta yang didukung Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Kejuaraan ini khusus untuk Kalimantan Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 123 atlet. Alhamdulillah, pemerintah kota juga memberikan dukungan hadiah sebesar Rp20 juta. Ke depan, kami berharap jika lintasan baru sudah tersedia, Wali Kota Cup bisa ditingkatkan menjadi kejuaraan tingkat nasional,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pertandingan dibagi ke dalam tiga kelompok umur agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal. Kategori yang dipertandingkan terdiri dari Kelompok Umur A untuk TK sampai kelas 3 SD, Kelompok Umur B dari kelas 4 SD hingga SMP, dan Kelompok Umur C untuk SMA hingga umum. Hampir 80 persen peserta merupakan anak-anak usia dini. Ini menunjukkan bahwa olahraga sepatu roda semakin diminati masyarakat dan menjadi ajang pembinaan atlet masa depan.
0 Komentar