Pelepasan Kontingen Porsenijar Takalar Menuju Sidrap
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi melepas 150 peserta Kontingen Pekan Olahraga, Seni, Inovasi, dan Pembelajaran (Porsenijar) Kabupaten Takalar yang akan berlaga di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada tanggal 2–6 Juli 2026. Pelepasan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (29/6/2026).
Dalam sambutannya, Daeng Manye menargetkan kontingen Takalar mampu menembus peringkat tujuh besar sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat provinsi. Target ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Rian Saputra. Ia menegaskan bahwa kemenangan ditentukan oleh tekad dan mental juara dari seluruh kontingen.
"Yang namanya pemenang itu harum. Buktikan di pertandingan bahwa peluang kita sama. Yang membedakan adalah tekad kita yang lebih besar daripada lawan untuk menjadi pemenang," ujar Dody Rian Saputra, yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PGRI Kabupaten Takalar M Darwis, jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar, kepala sekolah, guru, pelatih, official, serta sekitar 150 atlet dan peserta yang akan mewakili Kabupaten Takalar pada ajang tersebut.
Semangat Takalar Cepat
Mengawali sambutannya, Bupati Takalar menggelorakan yel-yel "Semangat Pagi, Pagi, Pagi, Luar Biasa, Takalar Cepat" yang disambut antusias seluruh peserta. Menurutnya, semangat Takalar Cepat bukan sekadar slogan, melainkan karakter yang harus dimiliki masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.
"Takalar Cepat berarti cepat berpikir, cepat bertindak, dan cepat menghasilkan karya nyata. Kita ingin anak-anak kita memiliki rasa bangga sebagai orang Takalar, menjaga nama baik daerah, dan terus berkarya untuk Takalar maupun Indonesia," ujarnya.
Bupati menegaskan keberangkatan kontingen ke Sidrap bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan membawa misi mengharumkan nama Kabupaten Takalar sekaligus menunjukkan kemajuan daerah kepada seluruh peserta dari kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Ia juga meminta seluruh peserta menjadi duta promosi daerah selama berada di Sidrap dengan memperkenalkan berbagai potensi wisata dan pembangunan yang dimiliki Kabupaten Takalar.
Potensi Wisata dan Pembangunan Takalar
Daeng Manye menyebut Takalar memiliki banyak destinasi wisata yang layak dibanggakan, seperti Pulau Sanrobengi, Paria Lau, Bendungan Pammukkulu, Punaga, Puntondo, Kepulauan Tanakeke hingga Topejawa. Selain sektor pariwisata, ia juga meminta kontingen menyampaikan berbagai capaian Kabupaten Takalar di bidang pendidikan.
Menurutnya, prestasi pendidikan Takalar menjadi salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan bahkan masuk jajaran terbaik secara nasional. Daeng Manye juga menceritakan pengalamannya mengajak sejumlah rekan kuliah berkunjung ke Takalar beberapa hari lalu. Ia mengaku banyak rekannya terkejut setelah melihat langsung potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Takalar.
"Mereka tidak menyangka Takalar memiliki panorama alam yang begitu indah dan bahkan berencana kembali berlibur bersama keluarganya," ujarnya.
Promosi Daerah dan Target Prestasi
Menurut Daeng Manye, promosi daerah tidak boleh menunggu seluruh fasilitas selesai dibangun. Daerah harus lebih dahulu diperkenalkan agar semakin banyak orang datang dan roda ekonomi masyarakat ikut bergerak. Ia mencontohkan kawasan Paria Lau dan Sanrobengi yang kini mulai ramai dikunjungi wisatawan setelah terus dipromosikan.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye juga menekankan bahwa prestasi kontingen Porsenijar akan menjadi bagian dari promosi positif Kabupaten Takalar. Ia meminta seluruh peserta tampil maksimal karena membawa nama baik daerah.
Daeng Manye mengaku telah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua PGRI mengenai target yang harus dicapai. Semula, peluang Takalar diperkirakan mampu masuk 10 besar. Namun ia meminta seluruh peserta berpikir lebih besar.
"Saya menetapkan target minimal peringkat tujuh besar. Kalau bisa enam besar, lima besar, atau lebih baik lagi tentu menjadi kebanggaan Kabupaten Takalar," tegasnya.
Menurut Daeng Manye, target tersebut bukan untuk membebani kontingen, melainkan membangun mental juara dan semangat bertanding. Ia juga mengingatkan bahwa sekitar 150 atlet dan peserta yang berangkat merupakan wakil terbaik dari sekitar 1.400 anggota PGRI Kabupaten Takalar.
Karena itu, ia meminta seluruh kontingen tidak datang hanya untuk meramaikan kegiatan. "Kalian datang membawa misi, membawa nama Takalar dan membawa target prestasi," ujarnya.
Harapan dan Pesan Akhir
Daeng Manye juga berharap penampilan cabang stand-up comedy dan paduan suara mampu masuk nominasi juara pada Porsenijar Sulsel tahun ini. Di akhir sambutannya, Daeng Manye berpesan agar seluruh kontingen menjaga kesehatan, kekompakan, sportivitas, serta nama baik Kabupaten Takalar selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Sidrap.
Usai menerima bendera kontingen dari Bupati Takalar, Dody Rian Saputra menyampaikan amanah tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh kontingen. "Bendera kontingen telah diserahkan oleh Pak Bupati Takalar. Menjadi suatu kehormatan bagi kami menjaga nama baik Takalar pada Porsenijar yang diadakan di Sidrap. Terima kasih atas segala persiapan para pelatih, official, atlet, serta bapak dan ibu seluruh pengurus PGRI," kata Dody.
Kontingen Porsenijar Kabupaten Takalar diharapkan mampu mengukir prestasi pada ajang Porsenijar Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang sekaligus membawa harum nama Kabupaten Takalar di tingkat provinsi.
0 Komentar