
Persiapan Tim Pencak Silat Kota Medan untuk Porprovsu 2026
Kontingen pencak silat Kota Medan menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026 yang akan digelar pada November mendatang. Dengan target yang cukup ambisius, IPSI Kota Medan berusaha meraih tujuh medali emas sekaligus mempertahankan peluang menjadi juara umum.
Untuk mencapai target tersebut, persiapan atlet terus dilakukan melalui program latihan intensif serta partisipasi dalam berbagai kejuaraan sebagai ajang uji kemampuan. Pelatih IPSI Kota Medan, Pedomanta Keliat, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan 18 atlet yang terdiri dari 14 atlet putra dan empat atlet putri. Selain itu, tim juga didampingi tiga pelatih serta dua helper.
"Yang kita persiapkan ada 18 atlet, terdiri dari empat putri dan 14 putra. Kemudian didampingi tiga pelatih dan dua helper," ujarnya.
Seluruh atlet kini sedang menjalani pemusatan latihan di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), dengan fasilitas yang disediakan oleh IPSI Kota Medan. "Saat ini kami sudah fokus latihan di USU dan PPLP yang difasilitasi langsung oleh IPSI Kota Medan," tambahnya.
Sebagai bagian dari proses seleksi dan evaluasi, IPSI Kota Medan akan mengikuti Open Tournament Piala Gubernur Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh IPSI Sumatera Utara pada Agustus mendatang. Kegiatan ini menjadi tolok ukur untuk melihat perkembangan para atlet sekaligus menentukan komposisi terbaik yang akan dibawa ke Porprovsu.
"Kami akan mengikuti Open Tournament pada Agustus nanti. Dari sana kita akan melihat sejauh mana perkembangan atlet-atlet ini, sehingga nanti kita bisa menentukan target yang lebih pasti berdasarkan hasil kejuaraan tersebut," jelas Pedomanta.
Secara keseluruhan, persiapan tim telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, masih ada beberapa kelas pertandingan yang akan dievaluasi dan kemungkinan dilakukan pergantian atlet sebelum daftar final ditetapkan. "Persiapan kita sudah hampir 70 persen. Tinggal ada beberapa kelas yang masih ingin kita switch sebelum dibawa ke Porprovsu."
Meski demikian, IPSI Kota Medan tetap optimistis mampu memenuhi target yang telah ditetapkan. Dari total 22 nomor yang akan dipertandingkan pada cabang olahraga pencak silat di Porprovsu, pihaknya menargetkan mampu meraih sedikitnya tujuh medali emas. "Target kita sekitar tujuh medali emas. Dengan target itu, kami optimistis bisa menjadi juara umum."
Namun, Pedomanta mengakui bahwa persaingan pada Porprovsu tahun ini dipastikan berlangsung ketat. Menurutnya, kekuatan atlet pencak silat di Sumatera Utara kini semakin merata. Ia menilai atlet-atlet yang tergabung dalam Program Pembinaan Intensif binaan KONI Sumut akan menjadi pesaing terberat Kota Medan.
"Persaingan kita terutama dengan atlet-atlet PPI KONI Sumut. Di sana ada lima atlet, satu berasal dari Kota Medan, tiga dari Deli Serdang dan satu dari Tanah Karo. Mereka tentu menjadi lawan yang harus diwaspadai karena kemampuan atlet sekarang sudah cukup merata," jelasnya.
Karena itu, katanya, tim pelatih akan memaksimalkan peluang di nomor-nomor yang dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang medali emas. "Kita akan menghitung peluang di setiap kelas. Dari hasil Open Tournament nanti baru kita tetapkan kelas-kelas yang benar-benar menjadi andalan untuk meraih emas."
Pedomanta juga mengingatkan seluruh atlet agar menjaga disiplin selama menjalani program latihan. Menurutnya, target juara umum hanya dapat dicapai apabila seluruh atlet memiliki komitmen tinggi dan bekerja keras hingga hari pertandingan. "Saya minta semua atlet serius menjalani latihan. Kalau target kita juara umum, tentu tidak boleh leha-leha. Mereka harus menjaga kondisi fisik, meningkatkan kemampuan, karena masih ada beberapa event yang akan diikuti sebelum Porprovsu."
0 Komentar