Tim-Tim Unggulan dan Kejutan di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sebanyak 32 tim telah berhasil melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dari jumlah tersebut, beberapa tim unggulan dan kuat masuk dalam daftar. Di antaranya adalah Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugal, Argentina, Inggris, hingga Brasil. Kehadiran tim-tim ini menunjukkan bahwa kompetisi akan sangat ketat dan menarik.
Namun, selain tim-tim unggulan, ada juga kejutan yang terjadi di babak 32 besar. Beberapa tim yang sebelumnya dianggap tidak memiliki peluang besar justru berhasil melaju ke babak berikutnya. Tim-tim tersebut adalah Tanjung Verde dan Republik Demokratik (RD) Kongo. Meski begitu, keduanya akan menghadapi lawan berat di babak 32 besar. RD Kongo akan bertemu dengan Inggris, sementara Tanjung Verde melawan Argentina.
Laga-laga menarik akan tersaji di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Salah satu laga yang paling dinantikan adalah pertandingan antara Brasil melawan Jepang. Laga ini akan digelar di Houston Stadium, Houston, Amerika Serikat pada Selasa, 30 Juni pukul 00.00 WIB. Jepang, yang menjadi kejutan di beberapa tahun terakhir, akan beradu mekanik dengan Brasil yang kerap diunggulkan di setiap edisi.
Selain itu, duel antara Belanda vs Maroko juga akan menjadi laga yang menarik. Pertandingan ini digelar di Estadio Monterey, Guadalupe, Meksiko pada Selasa, 30 Juni pukul 08.00 WIB. Sementara itu, laga Swedia melawan Prancis akan digelar di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, Rabu, 1 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.
Berikut adalah jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026:
-
Senin, 29 Juni 2026
02.00 WIB: Afrika Selatan Vs Kanada -
Selasa, 30 Juni 2026
00.00 WIB: Brasil Vs Jepang
03.30 WIB: Jerman Vs Paraguay
08.00 WIB: Belanda Vs Maroko -
Rabu, 1 Juli 2026
00.00 WIB: Pantai Gading Vs Norwegia
04.00 WIB: Prancis Vs Swedia
08.00 WIB: Meksiko Vs Ekuador
23.00 WIB: Inggris Vs RD Kongo -
Kamis, 2 Juli 2026
03.00 WIB: Belgia Vs Senegal
07.00 WIB: Amerika Serikat Vs Bosnia dan Herzegovina -
Jumat, 3 Juli 2026
02.00 WIB: Spanyol Vs Austria
06.00 WIB: Portugal Vs Kroasia
10.00 WIB: Swiss Vs Aljazair -
Sabtu, 4 Juli 2026
01.00 WIB: Australia Vs Mesir
05.00 WIB: Argentina Vs Tanjung Verde
08.30 WIB: Kolombia Vs Ghana
Kisah Sukses UMKM Jersey di Solo
Nofi Setiawan, salah satu pemilik UMKM jersey di Solo bernama NS Jersey, menceritakan kisahnya merintis usaha jersey. Usaha ini dimulai sejak duduk di bangku SMA. "Latar belakang usaha ini karena dulu saya sekolah jurusan Pemasaran. Kan ada ujian-ujian praktik, jadi saya memilih untuk menguji bisnis ini dulu waktu sekolah," katanya.
Nofi menjelaskan bahwa hobi dan minat terhadap sepak bola menjadi dasar awalnya merintis usaha ini. "Kebetulan juga hobi, terus langsung mulai jualan dikit-dikit setelah lulus kuliah sampai sekarang." Ia menyebutkan bahwa produk yang dijual terdiri dari jersey dewasa dua versi: biasa (stadium) dan player issue, serta celana kolor dan jersey anak-anak.
Usaha Nofi semakin berkembang setelah musibah Covid-19 melanda Indonesia. "Ya, kalau dirunut sudah lama, mungkin sekitaran tahun 2020 itu masih kayak cuma hobi. Senang asal dapat uang, belum terpikir untuk serius. Tapi setelah ketika ada musibah Covid-Corona itu sampai sekarang, baru kepikiran serius untuk mengurusi bidang ini jadi ditambah semakin banyak sampai saat ini."
Terkait dengan event akbar Piala Dunia 2026 dan animo masyarakat beli jersey, Nofi mengatakan bahwa hal itu bisa dirasakan setelah babak penyisihan grup usai. "Nah, itu kan mungkin bisa dikatakan menunggu setelah babak penyisihan grup," ujarnya.
Menurut Nofi, jersey yang paling laku dan banyak dicari adalah negara-negara Eropa, terutama Jerman dan Prancis. Selain itu, dua negara adidaya di sepak bola asal Amerika Latin, Brasil dan Argentina, juga banyak diminati. "Paling laku dan paling dominan tuh sudah pasti kalau Eropa itu ada Jerman sama Prancis. Portugal tuh nomor sekian, karena kalau yang suka Portugal tuh satu faktornya yaitu Ronaldo. Terus yang lainnya tuh paling dominan Argentina dan Brasil, cuma itu. Inggris juga enggak terlalu hype sih, Inggris sama Belanda juga."
Jersey Belanda justru banyak dikirim ke Indonesia Timur karena banyak keturunan dari Belanda di sana. "Kalau Belanda itu seringnya dikirim ke daerah Indonesia Timur, karena di sana kebanyakan keturunan dari Belanda, jadi sering banyak kirim ke sana kalau jersey Belanda," ungkap Nofi.
Menurut pengalamannya, para pelanggan sering mencari jersey berdasarkan tiga dasar. "Iya, kadang itu dibagi menjadi tiga bagian kalau dari pengalaman saya. Yang pertama dari desain, yang kedua itu sesuai fans-nya dia (ngefans siapa: Ronaldo, Mbappe, atau Messi, itu mengikuti negaranya pasti). Terus yang ketiga, mungkin sesuai budget-nya."
Nofi juga mengungkapkan bahwa yang paling berkesan adalah ketika barang dengan desain lama bisa ikut terjual jika tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026 mampu melaju hingga jauh. "Buat saya yang paling berkesan itu ketika masih punya stok barang, terus timnya itu bisa melaju sampai jauh. Semisal, saya masih punya Argentina nih kayak 2022 kemarin. Terus ketika dia sampai semifinal, begitu banyak yang mencari. Ya Alhamdulillah masih bisa laju, dan harganya itu juga otomatis mengikuti naik."
Distribusi barang terjauh pernah dilakukan Nofi saat kirim jersey ke Papua dan Maluku. Biasanya, pengiriman ke Papua dan Maluku dilakukan sekalian dengan jumlah banyak. "Terus untuk distribusinya, saya punya pelanggan tuh sampai ke Papua sama ke Maluku. Ya karena yang saya kirim itu bukan ke penjual lagi (karena mereka dipakai sendiri), ya mungkin paling banyak cuma 12 pcs. Mereka kumpulin teman-temannya di sana biar ongkir ringan," bebernya.


0 Komentar