Kejurkab Silat Piala Bupati Klaten 2026 Dihiasi 690 Peserta dari 19 Perguruan, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Kejurkab Silat Piala Bupati Klaten 2026 Dihiasi 690 Peserta dari 19 Perguruan, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Kejuaraan Kabupaten Piala Bupati Klaten 2026 Menarik Minat Pesilat Muda

Sebanyak 690 pesilat anak-anak hingga remaja turut serta dalam Kejuaraan Kabupaten Piala Bupati Klaten 2026. Acara ini diselenggarakan oleh IPSI Klaten dan berlangsung di GOR Gelarsena selama tiga hari, yaitu dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026. Peserta berasal dari 19 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Klaten.

Antusiasme yang ditunjukkan para peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga pencak silat. Kejuaraan ini juga menjadi agenda tahunan yang terus mendapat perhatian masyarakat. Melalui ajang ini, para pesilat dapat mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Pembagian Kategori untuk Pembinaan yang Lebih Efektif

Peserta Kejurkab terbagi ke dalam kelompok usia dini, pra remaja, dan remaja. Pembagian kategori dilakukan agar pembinaan berlangsung sesuai jenjang usia atlet. Ketua panitia, Slamet Haryo Mulyanto, menegaskan tujuan utama penyelenggaraan kejuaraan ini adalah membina atlet muda.

"Tujuan dari Kejurkab untuk membina atlet-atlet dan mencari bibit-bibit penerus atlet-atlet senior yang sudah mendunia," jelas Yoyok saat ditemui di sela festival, Sabtu.

Kejurkab menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan atlet di Kabupaten Klaten. Dari ajang inilah diharapkan muncul pesilat-pesilat yang mampu berprestasi di masa mendatang.

Festival dan Pengukuhan Pengurus IPSI Meriahkan Acara

Selain pertandingan, penyelenggaraan Kejurkab juga dimeriahkan dengan festival pencak silat. Festival tersebut menjadi ruang bagi para pesilat untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama juga dilaksanakan pengukuhan pengurus IPSI Klaten periode 2026-2030 yang kembali dipimpin Much Nasir. Acara dihadiri Bupati Klaten, Kapolres, pengurus IPSI Jawa Tengah, serta KONI. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan terhadap perkembangan olahraga pencak silat di Klaten.

Momentum ini sekaligus mempererat hubungan antarperguruan pencak silat.

Prestasi Atlet Klaten Sebagai Inspirasi Generasi Muda

IPSI Klaten menilai pembinaan berjenjang telah menghasilkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat dunia. Salah satunya adalah Khoirudin Mustakim yang berhasil meraih berbagai prestasi internasional, termasuk Kejuaraan Dunia dan SEA Games.

Selain itu, Azka Shahia Althafaliha Alfarizy juga sukses meraih medali emas Kejuaraan Dunia Pencak Silat Junior di Abu Dhabi pada akhir 2024. Kedua atlet tersebut masih aktif mengikuti berbagai kejuaraan hingga saat ini. Mereka juga dipersiapkan memperkuat kontingen Klaten pada ajang Porprov Jawa Tengah.

Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi pesilat muda yang kini mengikuti pembinaan melalui Kejurkab.

Bupati Klaten Dorong Pesilat Berprestasi Lewat Kejuaraan Resmi

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menilai kejuaraan seperti ini menjadi tempat terbaik untuk mengembangkan bakat atlet muda. Menurutnya, banyak atlet Klaten yang telah membuktikan mampu meraih prestasi hingga level dunia melalui pembinaan yang baik.

"Insyaallah tidak sekadar membanggakan diri sendiri, tetapi juga membanggakan perguruan bahkan kabupaten maupun nasional. Sudah ada nama-nama atlet asal Klaten yang memiliki prestasi hingga tembus level dunia," kata Hamenang.

"Nek nggleleng, ya ngglelengi di sini [tampil di ajang kejuaraan resmi]. Jangan nggleleng di jalanan. Tentu harapan bersama ke depan tidak ada lagi kawan-kawan saudara kita yang kemudian merasa hebat di jalanan. Karena sejatinya itu justru memperlihatkan ketidakmampuan. Kalau merasa mampu, ya di ajang seperti ini lah tempatnya," kata Hamenang.

Pemerintah Kabupaten Klaten juga berkomitmen menghadirkan lebih banyak ajang resmi untuk mendukung pembinaan atlet. Harapannya, semakin banyak pesilat muda Klaten yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.


0 Komentar