Lokasi Ziarah Kreatif OMK di Maumere: 8 Situs Rohani Ikonik dalam Nusra Youth Day 3

Perhelatan Nusra Youth Day III di Keuskupan Maumere

Sekitar 800 lebih Orang Muda Katolik (OMK) se-Nusa Tenggara dan Bali akan mengikuti perhelatan Nusra Youth Day (NYD) III di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka mulai 2-5 Juli 2026 mendatang. Acara ini akan menjadi momen penting bagi para peserta untuk memperkuat iman mereka melalui berbagai kegiatan yang disiapkan oleh panitia.

Agenda Kegiatan NYD III

Salah satu agenda utama dalam acara ini adalah "Ziarah Kreatif" yang akan dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026. Peserta akan menyusuri delapan situs religi legendaris di Keuskupan Maumere, termasuk gereja berusia ratusan tahun, arca Kristus Raja Maumere di pusat kota hingga replika Kota Betlehem. Selain itu, ada juga kegiatan seperti Misa pembukaan di Gelora Samador, Live in di rumah-rumah, refleksi iman, pentas seni, seminar hingga eksplorasi situs rohani.

Destinasi Wisata Religi di Keuskupan Maumere

Berikut adalah beberapa destinasi wisata religi yang akan menjadi tujuan utama ziarah tersebut:

  • Arca Bunda Maris Segala Bangsa di Bukit Nilo
    Terletak di Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Bukit Nilo menawarkan udara sejuk di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Daya tarik utama situs ini adalah keberadaan patung Bunda Maria Segala Bangsa setinggi 28 meter yang menyuguhkan pemandangan langsung ke arah Kota Maumere.

  • Taman Doa Rosario Wisung Fatima Lela
    Berjarak sekitar 24 kilometer ke arah pantai selatan dari pusat kota, terdapat Taman Doa Rosario Wisung Fatima Lela di Kecamatan Lela. Situs rohani yang berdiri sejak tahun 1946 ini memiliki latar belakang sejarah yang kuat. Pada tahun 1942, saat Perang Dunia II bergejolak, Paus Pius XII menyerahkan dunia kepada Hati Maria. Menindaklanjuti hal tersebut, umat Paroki St. Maria Imacculata Lela menggelar upacara penyerahan serupa di bawah pimpinan Pastor Herman Bolscher SVD pada 5 Oktober 1947.

  • Gereja Tua Sikka
    Situs lain yang sarat akan nilai sejarah adalah Gereja Santo Ignatius Loyola atau yang lebih dikenal sebagai Gereja Tua Sikka. Berjarak sekitar 30 kilometer dari Maumere, gereja berusia lebih dari satu abad ini dibangun pada tahun 1893 oleh Pastor JF Engbers D'armanddaville bersama Raja Sikka Joseph Mbako Ximenes da Silva.

  • Taman Doa Kristus Raja
    Di pusat kota dekat Pelabuhan Lorens Say, berdiri Patung Yesus Kristus Raja di Jalan Mgr. Sugiyopranoto. Warisan Raja Don Thomas da Silva dari tahun 1925 ini sempat rusak saat Perang Dunia II sebelum akhirnya dibangun kembali pada tahun 1989 di masa Bupati A.M. Konterius. Patung karya Magnus B. Solapung ini diberkati langsung oleh Paus Yohanes Paulus II saat berkunjung ke Maumere pada 11 Oktober 1989.

  • Salib Watu Kruz di Bola
    Di pesisir selatan, tepatnya di Desa Bola, terdapat Salib Watu Kruz (Batu Salib). Situs ini menandai momen pertama kalinya bangsa Portugis menginjakkan kaki di wilayah tersebut. Struktur batu salib ini tetap berdiri kokoh di pinggir pantai meski kerap dihantam ombak besar laut selatan.

  • Gua Maria Fatima Watuwea
    Gua Maria Fatima Watuwea di Desa Magepanda. Berjarak 25 kilometer dari Kota Maumere, gua yang namanya berarti "batu emas" ini dibentuk dari batu alam asli di atas gugusan bukit. Untuk mencapainya, para peziarah harus meniti ratusan anak tangga.

  • Replika Betlehem Nelle
    Kabupaten Sikka juga memiliki Replika Kota Betlehem yang dibangun di kaki Bukit Iligai, Desa Nelle Wutung, Kecamatan Nelle. Kompleks rohani modern ini diinisiasi untuk menghadirkan atmosfer tempat kelahiran Yesus Kristus, lengkap dengan puluhan patung berukuran besar, kapela tematik (seperti Padang Gembala dan Gua Susu), serta fasilitas rumah retret dan taman.

  • Bukit Salib Tanjung Kajuwulu
    Sebagai penutup rangkaian, Bukit Salib Tanjung Kajuwulu menawarkan perpaduan wisata alam dan rohani. Landmark salib putih yang menjulang di puncak bukit tidak hanya menjadi tempat permenungan, tetapi juga menawarkan panorama laut biru serta momen matahari terbenam (sunset) terbaik di Maumere.

0 Komentar