
Program Magang Nasional Angkatan II Diresmikan dengan Kuota Lebih Besar
Pemerintah kembali meluncurkan Program Pemagangan Nasional (PMN) yang dikenal sebagai MagangHub, kali ini dalam angkatan kedua. Peluncuran program ini dilakukan sebagai upaya untuk memperluas kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi. Dengan peningkatan kuota peserta dan berbagai inovasi yang dihadirkan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap dunia kerja.
Batch Pendaftaran yang Berbeda
Program Magang Nasional pada tahun 2025 akan dibuka dalam beberapa batch. Batch 2 dimulai pada November 2025, sedangkan Batch 3 akan dilaksanakan pada pertengahan Desember 2025. Hal ini memberi kesempatan lebih luas bagi calon peserta untuk bergabung sesuai dengan jadwal yang tersedia.
Setelah pelaksanaan angkatan pertama menunjukkan hasil yang positif, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan kuota peserta dari 100.000 menjadi 150.000 orang. Penambahan kuota ini merupakan arahan langsung dari Presiden setelah evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan program sebelumnya.
Peluncuran di Gedung Pusat Pasar Kerja
Peluncuran Program Pemagangan Nasional Angkatan II dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Gedung Pusat Pasar Kerja (Pasker ID), Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa penambahan kuota tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat peran magang sebagai jembatan antara pendidikan dan dunia kerja. Ia menyampaikan bahwa hasil evaluasi dari angkatan pertama telah disampaikan kepada Presiden, dan keputusan untuk menambah kuota dilakukan berdasarkan rekomendasi tersebut.
Anggaran dan Pengembangan Platform
Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 4,2 triliun. Angka ini sedikit meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 4,14 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pengembangan platform MagangHub.
Platform ini terus dikembangkan agar proses pendaftaran dan pemilihan peserta dapat berjalan lebih efisien. Saat ini, perusahaan, kementerian, dan lembaga dapat mulai mendaftarkan diri serta mengunggah posisi magang yang dibutuhkan melalui platform MagangHub.
Proses Pendaftaran dan Verifikasi
Pendaftaran peserta akan dimulai pada tanggal 15-28 Juli. Dengan demikian, masih ada waktu dua minggu bagi perusahaan untuk melakukan login dan mendaftar ke platform MagangHub. Yassierli menekankan bahwa saat ini perusahaan sudah dapat mulai mengunggah berbagai jenis lowongan pekerjaan yang membutuhkan pemagang.
Setiap lowongan yang diajukan oleh perusahaan akan melalui proses verifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi. Selain itu, jumlah peserta magang di setiap perusahaan juga dibatasi maksimal hanya 20 persen dari total jumlah karyawan.
Minat Masyarakat yang Tinggi
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap program ini menjadi salah satu alasan pemerintah menambah kuota peserta. Ia mengungkapkan bahwa pada penyelenggaraan tahun lalu, terdapat lebih dari 102.000 peserta magang, sementara jumlah pendaftar mencapai hampir 400.000 orang.
Dari 100.000 peserta magang pada tahun lalu, sebanyak 30 persen diantaranya berhasil mendapatkan kontrak kerja dengan perusahaan awal pemagang. Program ini tidak hanya membantu mahasiswa baru lulus kuliah untuk segera bekerja, tetapi juga memberikan penghasilan secara langsung.
0 Komentar