Ratusan Relawan Bersama TNI Bersihkan Pelabuhan Lama Panarukan, Wujud Nyata Gotong Royong Jaga Pesisir Situbondo
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan ratusan warga bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Situbondo, dan berbagai instansi lintas sektor dalam kerja bakti membersihkan kawasan Dermaga Pelabuhan Lama Panarukan (Mercusuar), Dusun Pesisir Selatan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang melibatkan sekitar 200 peserta ini menjadi langkah nyata menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus memperkuat sinergi antarelemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari.
Kerja bakti dipimpin langsung oleh Ws. Danramil 0823/05 Panarukan, Serma Jeffry, dengan melibatkan personel Koramil, jajaran Pemerintah Kabupaten Situbondo, TNI-Polri, instansi teknis, tenaga kesehatan, pelajar, hingga masyarakat sekitar.
Kawasan Dermaga Pelabuhan Lama Panarukan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai strategis sebagai kawasan pesisir yang menjadi salah satu ikon sejarah sekaligus ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat. Kondisi lingkungan yang bersih dinilai penting untuk mendukung kenyamanan warga sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pantai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo Drs. Akhmad Yulianto, M.Si., Kasatpol PP Drs. Sruwi Hartanto, M.M., Kepala Disparpora Edi Wiyono, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Dispertangan Ir. Quratul Aini, M.Si., Plt. Camat Panarukan Rahmat Fauzi, S.STP., M.Si., Kapolsek Panarukan AKP Harsono, S.H., Danposal Panarukan Letda Laut (PM) Didin Hapidin, serta perwakilan DPUPP, Dinas Lingkungan Hidup, KSOP Kelas IV Panarukan, Puskesmas Panarukan, Korwil Pendidikan, kepala desa se-Kecamatan Panarukan, perangkat Desa Kilensari, dan para pelajar dari SMPN 1 Panarukan, MTsN 2 Situbondo, SDN 6 Kilensari, serta SDN 9 Kilensari.
Sejak pagi, para peserta bergotong royong membersihkan sampah plastik, ranting, rumput liar, dan berbagai material yang mengotori area dermaga serta kawasan pesisir. Selain membersihkan lingkungan, peserta juga melakukan penataan area agar kawasan pelabuhan lama terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Sampah yang menumpuk di kawasan pantai tidak hanya mengurangi keindahan, tetapi juga dapat mengganggu ekosistem laut dan aktivitas masyarakat yang bergantung pada kawasan pesisir.
Ws. Danramil 0823/05 Panarukan, Serma Jeffry, mengatakan keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan.
"Kerja bakti seperti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan. Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kita dapat menjaga kawasan pesisir tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk dimanfaatkan bersama," ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara rutin sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.
Partisipasi para pelajar dalam kerja bakti tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak dini. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, para siswa diajak memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Kolaborasi ratusan peserta dari berbagai unsur menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi perekat yang memperkuat hubungan antara pemerintah, TNI, Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat.
Melalui kerja bakti di kawasan Pelabuhan Lama Panarukan ini, diharapkan tercipta lingkungan pesisir yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
0 Komentar