Tijjani Reijnders: Bintang Timnas Belanda dengan Darah Indonesia di Piala Dunia 2026

Gelaran Piala Dunia 2026 dan Kesempatan Emas bagi Tim Nasional Belanda

Gelaran Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi panggung utama bagi para pemain sepak bola terbaik dunia. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim besar, tetapi juga kesempatan emas bagi tim nasional Belanda untuk menunjukkan kembali kekuatannya di level internasional.

Setelah melewati babak kualifikasi zona Eropa dengan perjuangan keras, tim berjuluk Oranje hadir dengan komposisi skuad yang memadukan pemain berpengalaman dan talenta muda luar biasa. Salah satu nama yang mencuri perhatian publik adalah Tijjani Reijnders, seorang gelandang dengan visi bermain yang luar biasa.

Kiprah Tijjani Reijnders di Kancah Internasional

Pertandingan antara Belanda melawan Jepang di fase grup Piala Dunia 2026 pada Senin dini hari, 15 Juni 2026, menjadi momen penting bagi Tijjani Reijnders. Ia tampil dalam pertandingan tersebut setelah pelatih Ronald Koeman secara resmi memasukkan namanya ke dalam daftar 26 pemain final. Pemanggilan ini didasarkan pada performa konsisten di level tertinggi yang membuktikan kelayakannya mengenakan jersi kebanggaan negara.

Sebelum menembus skuad utama senior, Tijjani Reijnders telah memiliki pengalaman internasional dengan memperkuat tim junior Belanda di tingkat usia U-20. Karier internasionalnya dimulai secara resmi pada September 2023 ketika ia menjalani debut kontra Yunani.

Meskipun memiliki ikatan darah kuat dengan Indonesia melalui garis keturunan sang ibu, ia memilih untuk setia membela panji Belanda di panggung sepak bola dunia.

Perjalanan Karier Profesional Tijjani Reijnders

Lahir dengan nama lengkap Tijjani Martinus Jan Reijnders Lekatompessy di Zwolle, Overijssel, Belanda, pada 29 Juli 1998, ia tumbuh dalam keluarga yang kental dengan atmosfer olahraga. Bakat sepak bolanya didapat dari ayahnya, Martin Reijnders, mantan penyerang profesional yang pernah berkarier di Liga Belanda, Amerika Serikat, hingga Finlandia.

Perjalanan karier Tijjani dimulai saat ia bergabung dengan klub akademi WVF Zwolle pada tahun 2003 saat masih berusia lima tahun. Kemudian ia beralih ke akademi PEC Zwolle dan semakin berkembang saat memperkuat Jong AZ. Ia sukses menembus tim reguler AZ Alkmaar di Eredivisie.

Ketajaman visi bertanding dan konsistensinya di lini tengah menarik minat AC Milan. Klub raksasa Italia ini merekrutnya pada 19 Juli 2023 dengan biaya transfer senilai 20 juta euro. Selama merumput di Stadion San Siro dari 2023 hingga 2025, ia menjadi pilar tak tergantikan dengan total 73 penampilan dan 13 gol di semua kompetisi.

Performa impresifnya di Serie A mencapai puncak pada musim 2024/2025 ketika ia mencetak 15 gol sebagai gelandang top. Keberhasilan ini berbuah penghargaan trofi Supercoppa Italiana 2024/2025 bersama AC Milan serta pengakuan sebagai Gelandang Terbaik Serie A dan masuk ke dalam jajaran Serie A Team of the Season.

Kematangan taktisnya memicu kepindahannya ke Manchester City pada 12 Juni 2025 dengan durasi kontrak lima tahun. Klub Inggris ini menggelontorkan dana transfer fantastis senilai 57,7 juta euro.

Hubungan Tijjani Reijnders dengan Indonesia

Selain keunggulan di lapangan hijau, sosok Tijjani Reijnders juga menarik perhatian publik Indonesia karena ikatan emosional kekeluargaan. Garis keturunan Indonesia berasal dari sang ibu, Angelina Lekatompessy, yang memiliki darah keturunan Maluku.

Meskipun memilih membela tim nasional Belanda, adiknya, Eliano Reijnders, memilih mempertahankan paspor Indonesia sejak Oktober 2024. Ia aktif memperkuat tim nasional Indonesia di bawah asuhan pelatih dalam kualifikasi zona Asia. Saat ini, ia berkompetisi di level klub domestik bersama Persib Bandung setelah sebelumnya membela PEC Zwolle.

Perbedaan pilihan kewarganegaraan ini tidak menghalangi keharmonisan keluarga. Bahkan kedua bersaudara memiliki cita-cita besar untuk saling berhadapan satu sama lain di level internasional dalam turnamen akbar sekelas Piala Dunia.

0 Komentar