BYD Indonesia dan perjalanan membangun ekosistem mobilitas bersama Beyond Community

Perayaan Dua Tahun M6 dan Satu Tahun Atto 1 di GIIAS 2026

Di Hall 10B ICE BSD City, Tangerang, sebuah acara yang dinamakan BYD Beyond Family Celebration berlangsung pada Sabtu (8/8/2026). Acara ini menjadi momen spesial bagi komunitas Beyond Community, yang merayakan dua tahun perjalanan mobil BYD M6 dan satu tahun kehadiran BYD Atto 1 di Indonesia. Di sini, sejumlah bangku transparan tersusun di depan panggung utama, dengan puluhan orang memakai kemeja biru dongker yang bertuliskan "Beyond Community" di bagian dada dan punggung.

Para peserta acara terdiri dari anggota komunitas Beyond Community, serta para perwakilan dari BYD Indonesia seperti Public Relations Manager Nathasya Natalia dan Head of PR & Government Relation Luther Panjaitan. Selain itu, ada juga pembicara yang tampil di atas panggung, memberikan sambutan dan penjelasan mengenai peluncuran aplikasi khusus untuk anggota Beyond Community.

Pembicaraan dalam acara ini mencakup berbagai topik, termasuk penjualan kendaraan BYD sejak diluncurkan pada 2024, yang telah mencapai lebih dari 92 ribu unit. Ini menjadi pencapaian yang signifikan karena menjadikan BYD sebagai EV maker pertama yang mampu mencapai skala tersebut. Selain itu, acara juga membahas pentingnya komunitas pengguna kendaraan energi baru dalam proses transisi energi.

Selain sambutan, acara ini juga dilengkapi dengan prosesi potong tumpeng, yang menjadi simbol syukur atas dua tahun perjalanan M6 dan setahun kehadiran Atto 1 di Indonesia. Tidak hanya itu, acara juga menampilkan penjelasan mengenai fitur-fitur unggulan dari aplikasi khusus Beyond Community, seperti fitur SOS yang dapat membroadcast kondisi darurat ke anggota di sekitar lokasi kejadian.

Pengembangan Komunitas Beyond Community

Beyond Community awalnya terbentuk dari para calon pengguna yang melakukan pemesanan kendaraan BYD sebelum menerima unit. Komunikasi antara calon pengguna ini berkembang semakin intens setelah kendaraan diterima, sehingga membentuk komunitas yang aktif dan saling mendukung.

Adistya Prameswari Permana, Sekretaris Beyond Community Indonesia, menjelaskan bahwa komunitas ini awalnya dibentuk melalui grup WhatsApp yang terbentuk sejak bulan Agustus 2024. Saat ini, Beyond Community memiliki 3.108 anggota resmi pengguna mobil BYD per 8 Agustus. Karena jumlah anggota yang banyak, komunikasi tidak hanya berlangsung dalam satu grup besar, tetapi dibagi berdasarkan model kendaraan agar lebih efektif.

Komunitas ini juga memiliki peran penting dalam membantu anggota menghadapi masalah teknis maupun non-teknis. Misalnya, ketika ada anggota yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan suku cadang, pengurus komunitas akan berkoordinasi dengan BYD Indonesia untuk mencari solusi. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas Beyond bukan hanya tempat berbagi pengalaman, tetapi juga mitra strategis bagi prinsipal.

Ketua Beyond Community Eko Budhi Harsono (kiri), Humas dan Legal Beyond Community Ivon (tengah), dan Sekretaris Beyond Community Adistya Prameswari Permana. - (gubukinspirasi.id/Israr Itah)

Peran Komunitas dalam Edukasi Teknologi

Beyond Community juga menjadi wadah bagi pengguna untuk memperoleh informasi dan edukasi mengenai teknologi kendaraan energi baru. Misalnya, dalam rangkaian GIIAS 2026, BYD Indonesia mengajak perwakilan Beyond Community untuk mengenal lebih dekat teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) dan Dual Mode (DM).

Melalui diskusi bersama para ahli, eksplorasi area interaktif di booth BYD, serta pengalaman berkendara secara langsung, member Beyond memperoleh kesempatan memahami teknologi bukan hanya melalui materi presentasi, tetapi juga dari pengalaman di balik kemudi.

Teknologi Dual Mode sendiri diperkenalkan BYD dengan pendekatan electric-first. Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya BYD menghadirkan kendaraan yang dapat menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat, termasuk mereka yang masih membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan jauh.

BYD M6 DM, mobil hybrid pertama BYD di Indonesia. - (gubukinspirasi.id/Israr Itah)

Purnajual dan Kepercayaan Pengguna

Bagi komunitas, teknologi yang baik tetap membutuhkan layanan purnajual yang dapat diandalkan. Karena itu, perhatian Beyond Community tidak hanya tertuju pada produk, tetapi juga pengalaman setelah kendaraan dimiliki. Adis menambahkan, komunitas bahkan memiliki gagasan untuk melakukan survei kepada anggota mengenai pengalaman mereka setelah menerima kendaraan dan ketika menggunakan layanan bengkel.

Hasil survei ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama jaringan dealer BYD Indonesia. Sebab, BYD punya empat dealer besar yang diharapkan pelayanan purnajualnya bisa di level yang setara terhadap konsumennya.

BYD Beyond Community Tech Talk di GIIAS 2026 - (dok BYD Indonesia)

Pengalaman Pengguna dan Perpindahan ke Kendaraan Energi Baru

Mario Pratama menjadi salah satu contoh pengguna BYD Atto 1 yang sebelumnya menggunakan kendaraan berbahan bakar bensin. Ia memilih Atto 1 antara lain karena kebutuhan mobilitas yang berkaitan dengan aturan ganjil-genap, efisiensi biaya penggunaan, serta harga kendaraan yang ketika dibelinya berada di bawah Rp200 juta.

Setahun menggunakan Atto 1, Mario lebih banyak melakukan pengisian daya di rumah. Untuk kebutuhan tertentu, ia menggunakan SPKLU. Menurut dia, ketersediaan fasilitas pengisian daya kini juga semakin memadai.

Pengalaman Mario memperlihatkan bagaimana perpindahan ke kendaraan energi baru dapat dimulai dari kebutuhan sederhana. Setelah menjadi pengguna, pengalaman itu kemudian dapat menjadi pengetahuan yang dibagikan kepada orang lain.

BYD M6 DM di Booth GIIAS 2026. - (dok BYD Indonesia)

Hubungan yang Saling Menguntungkan

Dua tahun M6 dan satu tahun Atto 1 yang dirayakan Beyond Community menjadi penanda perjalanan produk sekaligus perjalanan hubungan antara pengguna dan prinsipal. Dari pemesanan kendaraan, penggunaan sehari-hari, persoalan purnajual, hingga pengenalan teknologi baru, komunikasi terus berjalan di antara keduanya.

Hubungan itu pada akhirnya menawarkan pola yang sederhana. Bagi BYD Indonesia, komunitas menjadi mitra untuk memahami konsumen sekaligus membantu mengedukasi pasar. Bagi Beyond, kedekatan dengan prinsipal memberi mereka jalur yang lebih cepat untuk mencari solusi ketika menghadapi persoalan.

Di tengah percepatan adopsi kendaraan energi baru, pola tersebut menjadi semakin relevan. Sebab, bagi konsumen, membeli kendaraan elektrifikasi bukan hanya soal memilih produk, tetapi juga memastikan ada ekosistem yang mampu mendampingi perjalanan setelah mobil meninggalkan showroom.

0 Komentar