Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 83 Kurikulum Merdeka
Berikut adalah jawaban dari pertanyaan yang terdapat dalam kegiatan 7, yaitu "Menyimak, Mencatat, dan Menjawab Pertanyaan tentang Video secara Mandiri". Jawaban ini berdasarkan teks yang diberikan mengenai Vito Egi Nandriansyah, seorang remaja berprestasi yang menjaga tradisi seni budaya Jawa.
Pertanyaan dan Jawaban
-
Siapa nama remaja berprestasi di dalam video tersebut?
Jawab: Nama remaja berprestasi di dalam video tersebut adalah Vito Egi Nandriansyah. -
Apa yang dia lakukan hingga disebut sebagai remaja berprestasi?
Jawab: Vito Egi Nandriansyah mempelajari seni tradisional dengan menyanyikan lagu tetembangan atau lagu-lagu tradisional dan memainkan berbagai alat musik tradisional yang ada pada kesenian tradisional karawitan. Selain itu, ia juga mengajak teman-temannya untuk ikut belajar karawitan di sekolah. -
Bagaimana pandangan remaja tersebut tentang prestasi yang diraihnya?
Jawab: Ia merasa senang karena bisa mendapatkan penghargaan tersebut. -
Berdasarkan video atau teks yang kalian simak, apa yang mendorong remaja itu bersikap atau melakukan hal-hal yang berbeda dari remaja umumnya?
Jawab: Kecintaan terhadap seni tradisional dan keinginan untuk ikut melestarikan kesenian tradisional menjadi dorongan utamanya. -
Adakah kata atau kalimat yang tidak kalian pahami dalam video tersebut?
Jawab: Ada, seperti kata "eksis". -
Menurut kalian, apakah setiap remaja mampu melakukan seperti yang dilakukan para remaja berprestasi dalam video tersebut? Sebutkan alasan kalian.
Jawab: Ya, setiap remaja mampu melakukan seperti yang dilakukan para remaja berprestasi. Asalkan memiliki usaha, bakat, dan kemauan untuk mewujudkannya. -
Adakah remaja berprestasi yang tinggal di lingkungan kalian? Jika ada, prestasi apa yang dia miliki?
Jawab: (disesuaikan) Contoh: Ya, ada. Namanya Banyu, ia berhasil meraih juara di lomba lari.
Profil Vito Egi Nandriansyah
Vito Egi Nandriansyah adalah seorang pelajar SMPN 3 Surabaya yang lahir pada 26 Januari 2003. Ia termasuk peserta didik istimewa di sekolahnya. Pada tanggal 23 Juli, Vito menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Bersama empat peserta didik lainnya, Vito terpilih sebagai pemenang Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) kategori SMP.
Salah satu syarat untuk mengikuti kompetisi TMPI adalah membuat karya tulis tentang kondisi lingkungan dan apa yang telah diperbuat peserta. Vito memilih tema tentang pelestarian tradisi, khususnya seni karawitan (alat musik tradisional) dan tetembangan (menyanyikan lagu-lagu tradisional).
Sejak kecil, Vito sudah akrab dengan kesenian tersebut. Awalnya, ia terbiasa mendengarkan alunan lagu campursari dari kakeknya. Saat duduk di bangku TK, ia mulai tertarik pada seni tradisional. Di kelas empat SD, ia memilih bergabung dalam ekstrakurikuler tetembangan di sekolahnya.
Keberhasilan Vito dalam kompetisi tetembangan antarpelajar se-Surabaya membuatnya menjadi juara I. Penghargaan ini semakin memotivasi Vito untuk berlatih vokal setiap hari. Beberapa minggu setelah lomba, ia diterima dalam grup karawitan Mekar Sari sebagai vokalis.
Selain berlatih vokal, Vito berusaha keras untuk bisa memainkan berbagai alat musik tradisional seperti demung, saron, bonang, hingga gong. Keteguhannya dalam belajar seni tradisional berasal dari kekhawatirannya melihat kesenian tradisional yang semakin tergerus zaman, terutama oleh generasi muda yang kurang peduli.
Vito juga aktif mengajak teman-temannya untuk belajar karawitan di sekolah. Untuk menarik minat teman sebayanya, ia memberikan informasi tentang manfaat belajar kesenian karawitan, seperti melatih saraf motorik, keseimbangan otak kanan dan kiri, serta mendapatkan berbagai prestasi.
0 Komentar