
Indonesia Tersingkir dari AFF 2026, Fokus Berpindah ke FIFA ASEAN
Setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kini beralih fokus ke ajang berikutnya yaitu FIFA ASEAN. Kegagalan ini terjadi setelah skuad Garuda hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Singapura di laga terakhir Grup A. Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga dengan tujuh poin dan gagal melanjutkan perjalanan mereka di turnamen regional.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengatakan bahwa meskipun kegagalan di Piala AFF tidak mengubah target utama, ia tetap optimis untuk mengejar trofi pertama pada FIFA ASEAN yang akan digelar pada 23 September hingga 3 Oktober 2026. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat tim dengan pemain-pemain yang berkarier di luar negeri.
Dari AFF ke FIFA ASEAN
Indonesia kembali gagal meraih gelar Piala AFF setelah tersingkir di fase grup. Singapura berhasil melaju ke semifinal sebagai runner-up Grup A dengan delapan poin, sedangkan Vietnam menjadi juara grup dengan 10 poin. Herdman menyampaikan apresiasi kepada para pemain yang telah memberikan segalanya dalam pertandingan terakhir melawan Singapura.
“Selamat untuk Singapura. Mungkin itu saja yang akan saya katakan. Selamat untuk Singapura. Para pemain kami sudah memberikan segalanya di lapangan,” ujarnya seusai pertandingan. Ia menambahkan bahwa meski semua kemampuan telah diberikan, hasil yang diharapkan tidak tercapai.
Herdman menjelaskan bahwa target Indonesia pada FIFA ASEAN adalah memenangkan trofi pertama. Turnamen ini memiliki konteks yang berbeda dibandingkan Piala AFF karena FIFA ASEAN masuk dalam kalender FIFA, sehingga memberi peluang lebih besar bagi pemain yang berkarier di luar negeri.
Pemain Luar Negeri Berpotensi Memperkuat Timnas
Beberapa pemain seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Dean James, Emil Audero, Justin Hubner, Joey Pelupessy, dan Maarten Paes berpotensi kembali memperkuat Timnas Indonesia. Namun, pemanggilan mereka bergantung pada keputusan tim pelatih serta izin dari klub masing-masing.
Herdman menyebut beberapa pemain tersebut dapat meningkatkan kekuatan skuad Indonesia. “Saya pikir Kevin Diks, Jay Idzes, dan beberapa pemain dari kelompok ini juga akan melangkah maju pada momen tersebut,” katanya. Menurutnya, FIFA ASEAN menjadi kesempatan berikutnya setelah kehilangan peluang di Piala AFF.
Evaluasi Sebelum FIFA ASEAN
Herdman menilai fondasi yang dibangun oleh Timnas Indonesia terlihat dari perkembangan karakter dan identitas permainan. “Secara budaya, para pemain ini saling berjuang satu sama lain. Secara taktik, Anda bisa melihat bahwa kami memiliki identitas yang jelas. Ketika bermain di kandang lawan, kami melakukan tekanan tinggi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Timnas Indonesia mendominasi penguasaan bola dan akan terus memperbaiki diri untuk memenangkan trofi. Meski demikian, masih ada sejumlah celah yang perlu diperbaiki sebelum tampil di FIFA ASEAN. Herdman akan mengevaluasi pemain yang tampil di Piala AFF untuk menentukan siapa yang layak masuk ke skuad berikutnya.
“Kami akan melihat secara internal beberapa celah yang masih harus kami perbaiki. Malam ini, transisi pertahanan kami solid,” katanya. Ia berharap bisa menemukan skuad lengkap yang siap berlaga di FIFA ASEAN.
0 Komentar