Kisah Petugas Penerima Pendaftar Maulid di Banua Halat Tapin yang Menghadapi Beragam Cerita

Kisah Petugas Penerima Pendaftar Maulid di Banua Halat Tapin yang Menghadapi Beragam Cerita

Tradisi Baayun Maulid di Desa Banua Halat Kiri Menarik Perhatian Banyak Peserta

Prosesi Baayun Maulid di Desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, kembali menjadi sorotan masyarakat. Tradisi tahunan ini dilaksanakan setiap 12 Rabiul Awal dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Prosesi ini tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momen penting bagi peserta untuk menyampaikan doa dan hajat.

Menjelang pelaksanaan tradisi tersebut, panitia mulai membuka pendaftaran peserta di kawasan Masjid Al Mukarramah, Desa Banua Halat Kiri. Hingga Minggu (9/8/2026), tercatat sebanyak 917 orang telah mendaftar, dengan target akhir sekitar 3.000 peserta. Antusiasme masyarakat tampak jelas, baik yang datang langsung maupun melalui pendaftaran online.

Berbagai Niat dan Harapan yang Disampaikan Peserta

Para petugas penerima pendaftaran tidak hanya menghadapi warga yang ingin mendaftar sebagai peserta, tetapi juga sering mendengar berbagai cerita dan hajat dari masyarakat yang hadir. Salah satu petugas, Norraisya Rahmawati, menjelaskan bahwa banyak peserta yang mengikuti Baayun Maulid dengan niat tertentu, seperti memohon kesehatan, panjang umur, atau terkabulnya hajat.

"Biasanya niatnya supaya hajat terkabul dan panjang umur," ujarnya saat ditemui di lokasi pendaftaran. Ia menambahkan bahwa salah satu peserta yang mendaftar bahkan sudah berusia sekitar 65 tahun dan datang dari wilayah Rantau.

Selain itu, Noor Ayu Ralita mengatakan bahwa banyak peserta Baayun Maulid yang didaftarkan oleh orangtua untuk anak-anak mereka. Umumnya, orangtua berharap anak yang masih kecil diberikan kesehatan, keberkahan, dan umur panjang.

"Sering kali yang baru lahir, hajatnya semoga diberkahi, umurnya panjang dan sehat selalu," tuturnya.

Siti Nor Herliana juga bercerita tentang pengalaman warga yang sebelumnya mengalami gangguan kesehatan pada bagian kaki sehingga tidak bisa datang ke kawasan Masjid Al Mukarramah. Warga tersebut kemudian berniat untuk datang apabila kondisinya sudah membaik. Pada tahun berikutnya, kondisi kesehatannya membaik, sehingga ia bisa datang untuk memenuhi hajat tersebut.

"Itu berarti nazar," katanya.

Pendaftaran Dapat Dilakukan Secara Online

Selain datang langsung, masyarakat yang ingin mengikuti prosesi Baayun Maulid juga dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui nomor WhatsApp petugas yang telah disediakan panitia. Berikut adalah daftar nomor WhatsApp layanan pendaftaran online:

  • Norraisya Rahmawati (082190180409)
  • Siti Nor Herliana (088807023352)
  • Noor Ayu Ralita (085752402811)
  • M Hasnan Ghani (081521664178)
  • M Riswan Wahyudi (0882022881744)

Pendaftaran langsung dilayani di kawasan Masjid Al Mukarramah, Jalan Pahlawan, Desa Banua Halat Kiri. Pelayanan pendaftaran dibuka setiap hari pada pukul 08.30 hingga 12.00 Wita, kemudian dilanjutkan pukul 14.00 hingga 17.00 Wita.

Motivasi Beragam, Tujuan Sama

M Hasnan Ghani, salah satu petugas penerima pendaftaran, menjelaskan bahwa ada pula masyarakat yang mendaftarkan diri atau keluarganya karena memiliki hajat tertentu, termasuk berkaitan dengan pendidikan anak. Ia mencontohkan seorang warga yang mendaftarkan anaknya setelah sang anak naik kelas.

"Katanya, anaknya naik kelas. Jadi didaftarkan untuk ikut Baayun Maulid," ujarnya.

Cerita-cerita tersebut menjadi bagian menarik dari aktivitas petugas selama membuka pendaftaran Baayun Maulid. Mereka tidak hanya mengurus pendaftaran, tetapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan dan doa.


Dengan jumlah pendaftar yang kini mencapai 917 orang, panitia masih memiliki waktu untuk mengejar target sekitar 3.000 peserta. Antusiasme masyarakat dari berbagai daerah pun terus terlihat. Mereka datang dengan latar belakang dan hajat yang beragam, tetapi memiliki satu tujuan yang sama, yakni mengikuti tradisi Baayun Maulid sekaligus memanjatkan doa di kawasan Masjid Al Mukarramah.

0 Komentar