Langkah BYD Indonesia Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik Bersama Beyond Community

Perayaan Dua Tahun M6 dan Satu Tahun Atto 1 di GIIAS 2026

Di Hall 10B ICE BSD City, Tangerang, sebuah pameran mobil besar yang disebut GIIAS 2026 berlangsung. Di sana, bangku-bangku transparan tersusun rapi di depan panggung utama booth BYD Indonesia. Puluhan orang memakai kemeja biru dongker dengan tulisan "Beyond Community" di dada dan punggung mereka duduk di bangku tersebut. Sebagian lainnya berada di atas panggung sebagai pembicara.

Acara ini diselenggarakan oleh Beyond, komunitas pengguna BYD terbesar di Indonesia, untuk merayakan dua tahun perjalanan model M6 dan satu tahun Atto 1 di Tanah Air. Selain itu, acara ini juga menjadi momen peluncuran aplikasi khusus untuk anggota Beyond Community.

Public Relations Manager BYD Indonesia, Nathasya Natalia, hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan. Begitu juga dengan Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relation BYD Indonesia. Dalam sambutannya, Nathasya menyampaikan bahwa sejak diluncurkan pada tahun 2024, BYD telah mencatat penjualan lebih dari 92 ribu unit. Ini merupakan pencapaian yang sangat signifikan bagi EV maker pertama yang mampu mencapai skala seperti ini.

Para pengurus inti Beyond Community juga bergantian memberikan sambutan. Mereka menjelaskan perkembangan anggota dan mengumumkan peluncuran aplikasi khusus untuk anggota. Aplikasi ini menawarkan banyak kemudahan, termasuk fitur SOS yang bisa membroadcast kondisi darurat ke anggota Beyond Community di sekitar lokasi kejadian.

Sebagai bagian dari tradisi Indonesia, acara ini juga diakhiri dengan pemotongan tumpeng. Para pengurus Beyond Community bersama Luther melaksanakan prosesi potong tumpeng ini sebagai wujud syukuran dua tahun perjalanan M6 dan setahun BYD Atto 1.

Namun, perayaan ini bukan hanya tentang usia dua produk BYD. Di balik acara itu, ada cerita bagaimana sebuah komunitas pelanggan tumbuh secara organik dan menjadi mitra bagi prinsipal, terutama dalam menyampaikan pengalaman pengguna, membantu penyelesaian persoalan, hingga ikut memperkenalkan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat Indonesia.

Dari Pemilik Menjadi Mitra Prinsipal

Beyond Community awalnya terbentuk dari orang-orang yang sama-sama melakukan pemesanan kendaraan BYD sebelum menerima unit. Komunikasi yang semula terjadi di antara calon pengguna itu kemudian berkembang intens setelah kendaraan berada di tangan mereka.

Adistya Prameswari Permana, Sekretaris Beyond Community Indonesia, menjelaskan bahwa komunitas ini terbentuk di bulan Agustus 2024 setelah para anggota memiliki WhatsApp Grup yang saling berkomunikasi selama masa penantian SPK.


Ketua Beyond Community Eko Budhi Harsono (kiri), Humas dan Legal Beyond Community Ivon (tengah), dan Sekretaris Beyond Community Adistya Prameswari Permana. - (gubukinspirasi.id/Israr Itah)

Komunitas ini kini telah berkembang menjadi wadah bagi 3.108 anggota resmi pengguna mobil BYD per 8 Agustus. Karena jumlah anggota yang banyak, komunikasi tidak bisa hanya berlangsung dalam satu grup besar, sehingga dibagi berdasarkan model kendaraan. Setiap pengurus inti Beyond Community tetap memantau masing-masing WAG tersebut.

Peran komunitas membuat Beyond tidak berhenti sebagai tempat bertukar pengalaman. Ketika anggota menghadapi persoalan, pengurus dapat membantu mencari informasi serta solusi. Bila diperlukan, mereka akan meneruskannya kepada BYD Indonesia untuk jalan keluar yang tepat dan cepat. Akses langsung kepada prinsipal menjadi salah satu kekuatan komunitas ini.

Pengalaman dan Solusi Bersama

Eko Budhi Harsono, Ketua Beyond Community yang memiliki BYD M6 dan Seal, menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang pernah dibantu komunitas adalah informasi mengenai ketersediaan suku cadang. Pernah ada anggota yang mendapat informasi bahwa komponen tertentu harus menunggu hingga berbulan-bulan. Setelah dikonfirmasi melalui jalur komunikasi dengan prinsipal, komponen tersebut ternyata tersedia.

“Yang bilang inden asuransinya. Jadi faktor asuransi itu faktor eksternal. Padahal kalau secara keseluruhan, spare part-nya ada,” kata Eko.

Pola komunikasi seperti itu memberikan keuntungan bagi kedua pihak. Pengguna memperoleh jalur untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, sementara BYD memperoleh laporan langsung mengenai persoalan yang dialami konsumennya.

Hubungan tersebut bahkan berjalan hingga persoalan yang sangat dekat dengan pengalaman penggunaan sehari-hari. Eko menceritakan bagaimana komunitas membantu anggota menghadapi berbagai persoalan, mulai dari baterai, shock breaker, ban, hingga kebutuhan towing. Tak semuanya harus mengeluarkan uang karena ada garansi dari BYD Indonesia yang menjamin hal tersebut.

Teknologi Dual Mode dan Edukasi Konsumen

BYD memiliki teknologi Dual Mode yang menjadi bagian dari upaya mereka menghadirkan kendaraan yang dapat menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat, termasuk mereka yang masih membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan jauh. Teknologi ini diperkenalkan dengan pendekatan electric-first.

Di booth BYD, pengunjung dapat mengeksplorasi teknologi tersebut melalui DM Corner dan area teknologi, termasuk simulasi pengalaman berkendara menggunakan BYD DM GASS Simulator. Teknologi DM juga menjadi bagian dari pembahasan dalam Media Tech Talk, yang memperkenalkan pendekatan DM-i dan DMO kepada media dan komunitas.


BYD M6 DM, mobil hybrid pertama BYD di Indonesia. - (gubukinspirasi.id/Israr Itah)

Pengalaman tersebut kemudian dilengkapi dengan test drive. Pengguna dan calon konsumen tidak hanya mendengar mengenai efisiensi, kenyamanan, serta fleksibilitas Dual Mode, tetapi dapat merasakan langsung karakter kendaraan dalam perjalanan.

Purnajual dan Kepercayaan Pengguna

Bagi komunitas, teknologi yang baik tetap membutuhkan layanan purnajual yang dapat diandalkan. Karena itu, perhatian Beyond Community tidak hanya tertuju pada produk, tetapi juga pengalaman setelah kendaraan dimiliki.

Adistya menambahkan, komunitas bahkan memiliki gagasan untuk melakukan survei kepada anggota mengenai pengalaman mereka setelah menerima kendaraan dan ketika menggunakan layanan bengkel. Hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi bersama jaringan dealer BYD Indonesia.

Di titik ini, Beyond Community memiliki peran yang lebih luas. Mereka bukan hanya kumpulan pemilik mobil, tetapi juga bagian dari ekosistem edukasi kendaraan energi baru yang terus dibangun BYD di Indonesia.


BYD Beyond Community Tech Talk di GIIAS 2026 - (dok BYD Indonesia)

Dua tahun M6 dan satu tahun Atto 1 yang dirayakan Beyond Community menjadi penanda perjalanan produk sekaligus perjalanan hubungan positif antara pengguna dan prinsipal. Kehadiran Beyond Community menunjukkan bagaimana ekosistem itu dapat dibangun dari hubungan yang terbuka. Ketika pengguna bersedia menyampaikan pengalaman dan prinsipal bersedia mendengarkan, sebuah persoalan dapat berubah menjadi masukan, sementara masukan dapat menjadi dasar perbaikan.


BYD M6 DM di Booth GIIAS 2026. - (dok BYD Indonesia)

0 Komentar