Nelayan Jangkar Hilang di Laut, TNI-Polri dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Besar-besaran
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id – Tim gabungan yang terdiri atas personel Koramil 0823/09 Jangkar, Pospolairud Jangkar, Pos TNI Angkatan Laut (AL) Jangkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, serta Polsek Jangkar terus melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Senin (3/8/2026).
Nelayan yang masih dalam pencarian tersebut diketahui bernama Sugianto (45), warga Kampung Dami, Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar. Hingga saat ini, petugas bersama masyarakat masih berupaya menemukan keberadaan korban dengan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sugianto berangkat melaut pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan perahu bernama Teroboss. Seperti hari-hari sebelumnya, korban pergi seorang diri untuk mencari ikan di perairan sekitar Kecamatan Jangkar.
Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, seorang nelayan bernama Hosnan (33), warga Desa Pesanggrahan, menemukan perahu milik korban dalam keadaan terapung tanpa awak di perairan yang berjarak sekitar 12 mil dari bibir Pantai Jangkar.
Penemuan tersebut segera mengundang perhatian nelayan lainnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, telepon genggam milik korban diketahui masih berada di atas perahu. Sementara itu, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar lokasi.
Perahu tersebut kemudian ditarik menuju Pantai Agel, Kecamatan Jangkar. Pada saat yang sama, para nelayan setempat berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi penemuan perahu. Namun, hingga sore hari, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Laporan mengenai hilangnya nelayan tersebut kemudian diterima oleh aparat terkait. Pelda Anton selaku Bintara Tata Usaha Dalam (Bati Tuud) Koramil 0823/09 Jangkar bersama personel lainnya segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pospolairud Jangkar, Pos TNI AL Jangkar, BPBD Kabupaten Situbondo, dan Polsek Jangkar. Sejumlah langkah cepat dilakukan, mulai dari mengumpulkan keterangan dari keluarga korban, meminta informasi dari para saksi, hingga menyiapkan personel dan peralatan pendukung pencarian.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh unsur yang terlibat untuk mempercepat proses pencarian korban. Koordinasi terus dilakukan agar seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Pelda Anton.
Selain melakukan pencarian melalui jalur laut, tim gabungan juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperluas jangkauan operasi penyelamatan. Informasi mengenai peristiwa tersebut turut diteruskan kepada Basarnas Banyuwangi sebagai bagian dari upaya memperkuat operasi pencarian dan pertolongan.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Kondisi cuaca dan arus laut juga menjadi perhatian utama dalam proses pencarian tersebut.
Keluarga korban berharap Sugianto dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara itu, masyarakat setempat turut memberikan dukungan kepada tim gabungan yang hingga kini masih bekerja keras melakukan pencarian.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang tidak menentu.
0 Komentar