Pelantikan 734 Perwira Muda, Panglima TNI: Waspadai Pengkhianat Bangsa

Pelantikan 734 Perwira Prajurit Karier TNI Gelombang Pertama Tahun Anggaran 2026

Pada Senin (27/7/2026), Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik 734 perwira prajurit karier (PA PK) TNI gelombang satu Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Prima, Mabes TNI, Jakarta Timur. Pelantikan ini dihadiri oleh ratusan perwira yang terdiri dari 438 matra darat, 203 matra laut, dan 93 matra udara. Proses pelantikan ini menjadi momen penting bagi para perwira baru dalam menjalani tugas sebagai anggota TNI.

Perwira prajurit karier berbeda dengan perwira remaja lulusan Akademi Militer. Mereka merupakan lulusan dari jenjang pendidikan D4, S1, S2 hingga profesi tertentu. Setelah lulus, mereka mengikuti pendidikan pembentukan perwira selama beberapa bulan. Proses ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka secara profesional dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai anggota TNI.

Di hadapan ratusan perwira prajurit karier, Agus Subiyanto meminta para prajurit untuk mewaspadai setiap ancaman yang dapat melemahkan persatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas TNI serta melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

"Saya memerintahkan seluruh perwira muda untuk senantiasa waspada terhadap setiap ancaman yang dapat melemahkan persatuan bangsa, konsisten menjaga netralitas TNI serta melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab," ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa pelantikan tersebut merupakan awal pengabdian para perwira dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan Indonesia, dan keselamatan bangsa.

Tugas Tentara Semakin Kompleks

Lebih lanjut, Agus menyebutkan bahwa tugas dan tantangan TNI semakin kompleks sehingga menuntut setiap perwira memiliki wawasan strategis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Untuk itu, ia meminta para perwira untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas kepemimpinan, kuasai teknologi, serta pegang teguh sapta marga sumpah prajurit dan delapan wajib TNI dalam setiap pengabdian.

Penghargaan kepada Siswa Terbaik

Di forum tersebut, Agus juga memberikan penghargaan kepada siswa terbaik pria dan wanita dari masing-masing matra. Dari matra darat, predikat siswa terbaik diraih oleh Letnan Dua Ing Agus M.D Simamora dan Letda Caj (K) Dita Listya Etania. Dari matra laut, gelar siswa terbaik diraih oleh Letda Laut (KH) Daffa Reyhan Gynmastiar dan Lettu Laut (K/W) drg. Kunthi Tri Haryanti. Sedangkan, siswa terbaik di matra udara diraih oleh Letda Sus Muhammad Bachrul Ferlyanto dan Letda Kes (W) Ns. Vera Septiana Fardani. Agus mengucapkan selamat kepada seluruh perwira remaja atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan pertama.

Persyaratan Khusus untuk Seleksi PA PK TNI

Berikut adalah beberapa persyaratan khusus bagi calon peserta seleksi perwira prajurit karier (PA PK) TNI:

  • Persyaratan Usia
  • Maksimal 28 tahun untuk lulusan D4 dan S1
  • Maksimal 30 tahun untuk lulusan S1 profesi dokter umum, dokter gigi, dan dokter hewan
  • Usia dihitung saat pembukaan pendidikan

  • Persyaratan Tinggi Badan

  • Tinggi badan minimal 163 cm bagi pria
  • Tinggi badan minimal 157 cm bagi wanita

  • Persyaratan Pendidikan

  • Lulusan D4 atau S1 profesi sesuai jurusan yang dibutuhkan TNI
  • Program studi dan universitas minimal memiliki akreditasi B atau baik sekali
  • IPK minimal untuk jurusan atau prodi dengan akreditasi A atau unggul tidak kurang dari 2,80
  • IPK minimal untuk jurusan atau prodi dengan akreditasi B atau baik sekali tidak kurang dari 3,00

  • Persyaratan Tambahan

  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan
  • Khusus dokter umum diperbolehkan sudah menikah
  • Bagi peserta wanita belum mempunyai anak dan bersedia tidak hamil selama menjalani pendidikan

Seleksi PA PK TNI dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website resmi rekrutmen TNI.

0 Komentar