
Festival Merah Putih di Kota Bogor: Kirab Bendera Raksasa yang Mengundang Antusiasme Warga
Festival Merah Putih (FMP) tahun 2026 kembali digelar di tengah pusat Kota Bogor, dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia. Salah satu momen utama dalam festival ini adalah kirab bendera merah putih raksasa yang diarak oleh berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi rutin yang digelar setiap tahunnya dan kali ini menjadi yang ke-11 kalinya.
Kegiatan dimulai pada Minggu (9/8/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Acara dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Sekda Jabar Herman Suryatman, dan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. Selain itu, turut hadir juga Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, serta jajaran Forkopimda Kota Bogor. Mereka hadir untuk menyaksikan prosesi kirab bendera yang merupakan simbol perjuangan dan semangat nasionalisme.
Bendera merah putih yang diarak memiliki ukuran yang sangat besar, yaitu panjang 100 meter dan lebar 6 meter. Bendera tersebut dibagi menjadi lima rangkaian, masing-masing dengan panjang 100 meter. Pembagian ini memiliki makna filosofis sesuai dengan lima poin Pancasila. Setiap rangkaiannya dibawa oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, komunitas, dan organisasi keagamaan.
Rute kirab dimulai dari Jembatan Otista, kemudian melewati Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pajajaran, dan Jalan Jenderal Sudirman. Titik akhir atau finish berada di Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi). Para peserta harus berjalan sejauh kurang lebih tiga kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua jam lebih.
Dari pantauan, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Banyak masyarakat yang berderet di sepanjang rute untuk menyaksikan kirab tahunan ini. Mereka tidak hanya melihat dari pinggir jalan, tetapi juga ikut berjalan di bawah bendera raksasa tersebut. Bahkan, ribuan orang terlihat berada di tengah-tengah kirab, memenuhi bagian bawah bendera yang sepanjang 500 meter.
Total peserta kirab mencapai 3.500 orang, yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Selain arak-arakan bendera, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan marching band dan parade kendaraan taktis serta tempur milik TNI-Polri. Kendaraan-kendaraan tersebut memberikan kesempatan bagi warga untuk berfoto dan bahkan naik di atasnya sebagai bagian dari edukasi tentang alat perang.
Antusiasme Warga yang Tak Terbendung
Antusiasme warga terlihat jelas dari banyaknya orang yang datang untuk mengikuti atau sekadar menyaksikan kegiatan. Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang rute, baik di pinggir jalan maupun di bawah bendera. Hal ini menunjukkan bahwa Festival Merah Putih bukan hanya sekadar acara formal, tetapi juga menjadi momen penting dalam membangun rasa cinta tanah air.
Salah satu peserta yang ikut berjalan di bawah bendera adalah Nani, warga Tajur. Ia mengaku antusias mengikuti rangkaian festival ini. "Saya ikut jalan di bawah bendera, awalnya cuma lihat di pinggir aja, tapi karena banyak yang masuk ke bawah, jadi ikut-ikutan aja," katanya.
Nani juga mengungkapkan bahwa ia sengaja datang dari rumah untuk menyaksikan FMP tahun ini. Menurutnya, panjang bendera yang mencapai 500 meter menjadi daya tarik tersendiri. "Tahun lalu aku gak ikut, baru kali ini aja, karna penasaran ya kan itu benderanya 500 meter gitu, penasaran aja sebesar apa sih benderanya," ujarnya.
Selain berjalan kaki, beberapa warga memilih untuk naik kendaraan taktis milik TNI-Polri. Mereka bisa merasakan sensasi naik kendaraan lapis baja sambil berfoto bersama. Ketua Umum Festival Merah Putih, Syahril M. Said, menjelaskan bahwa keberadaan kendaraan tersebut bertujuan untuk edukasi kepada masyarakat, terutama anak-anak kecil.
Kesimpulan
Festival Merah Putih tahun 2026 di Kota Bogor berhasil menciptakan momen yang penuh makna dan antusiasme. Kirab bendera raksasa yang diarak selama tiga kilometer menjadi simbol persatuan dan semangat kebangsaan. Dengan partisipasi ribuan warga dan dukungan berbagai elemen masyarakat, acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ajang pendidikan nilai-nilai perjuangan dan patriotisme.
0 Komentar